Muaratewe, Beritamerdekaonline.com – Penjabat (Pj.) Bupati Barito Utara, Drs. H. Muhlis, secara resmi membuka Festival Tandak Intan Kaharingan Tingkat Pusat ke-X yang digelar di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Senin malam (23/12/2024). Acara ini berlangsung khidmat dan penuh antusiasme.

Pembukaan festival turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya perwakilan Dandim 1013, perwakilan Kajari Muara Teweh, Ketua Umum LPTIK, anggota DPRD, camat se-Barito Utara, Kepala Desa Pendreh, Kepala Desa Liang Buah, tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua LPT-IK se-Barito Utara, ketua MR-AHK se-Barito Utara, serta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Drs. H. Muhlis mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan (LPTIK) Kabupaten Barito Utara yang telah bekerja keras mempersiapkan festival ini. “Saya berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar hingga selesai dan menghasilkan dampak positif sesuai yang diharapkan,” ujar Muhlis.

Muhlis juga mengimbau seluruh masyarakat dan peserta festival untuk mendukung kesuksesan acara ini. “Mari kita jaga suasana aman, kondusif, dan tertib agar seluruh kegiatan yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya. Ia menekankan pentingnya menjaga seni budaya lokal sekaligus memperkuat keimanan kepada Ranying Hatalla Langit atau Tuhan Yang Maha Esa.

Pj. Bupati Barito Utara, Drs. H. Muhlis, secara simbolis membuka Festival Tandak Intan Kaharingan ke-X di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Senin (23/12/2024). Acara dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat setempat, dengan semangat melestarikan seni budaya lokal.

Selain itu, Muhlis mengajak peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam kompetisi. “Menang atau kalah adalah hal yang wajar dalam perlombaan. Yang terpenting, festival ini harus menjadi wadah mempererat persatuan dan kesatuan,” pungkasnya.

Ketua Umum LPTIK, Parada L. KDR, dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang memiliki kecerdasan spiritual dan semangat juang tinggi. “Festival ini menjadi ajang untuk melahirkan kader terbaik yang akan melanjutkan perjuangan umat Hindu Kaharingan dalam memperkuat persatuan dan kesatuan, baik di internal umat maupun dengan masyarakat beragama lainnya,” ujar Parada.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bentuk pendalaman dan pengamalan moderasi beragama, khususnya di Kabupaten Barito Utara. Mengusung tema, “Dengan Festival Tandak Intan Kaharingan Kita Bangkitkan Nilai-Nilai Luhur Ajaran Agama Hindu Kaharingan di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan,” festival ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan nilai-nilai luhur budaya lokal.

Parada menutup sambutannya dengan doa agar festival berjalan sukses. “Semoga acara ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi. Kepada seluruh peserta, berlombalah dengan penuh ketulusan dan sportivitas,” katanya.

Festival Tandak Intan Kaharingan ke-X ini menjadi salah satu upaya melestarikan seni dan budaya daerah, sekaligus memperkokoh nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. (Carli)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.