Aceh Timur, Beritamerdekaonline.com – Kinerja Penjabat (Pj) Bupati Aceh Timur menjadi sorotan tajam dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Investigasi dan Advokasi Aceh (KANA). Ketua LSM KANA, Muzakir, mengungkapkan bahwa selama masa jabatannya, Pj Bupati dinilai tidak memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.
“Selama menjabat, Pj Bupati Aceh Timur lebih banyak melakukan pencitraan dan tebar pesona. Ini seperti peribahasa ‘tong kosong nyaring bunyinya’,” ujar Muzakir, jum’at (03 Januari 2025). Ia menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah besar, seperti tertundanya pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN, serta tunggakan pembayaran Siltap untuk perangkat gampong di Kabupaten Aceh Timur.
Menurut Muzakir, permasalahan ini mencerminkan lemahnya manajemen pemerintahan di bawah kepemimpinan Pj Bupati. “Jika kita pinjam istilah dari negara jiran, ‘cakap tak serupa bikin’ sangat cocok menggambarkan kondisi ini,” tambahnya.
Selain itu, ia juga menyoroti kebijakan Pj Bupati yang dianggap membebani pemerintah daerah. “Dalam kunjungan kerja, Pj Bupati seringkali menyulitkan kepala dinas yang harus memikirkan biaya transportasi untuk mobil dinas dan rombongannya. Bahkan, kami menduga ada anggaran yang dimanfaatkan secara tidak tepat, termasuk penggunaan tenaga dari Dinas Kominfo untuk kepentingan pribadi,” tegas Muzakir.
Lebih jauh, ia menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi keuangan Aceh Timur yang disebut berada di ambang kebangkrutan. “Jika memang tidak mampu menjalankan tugas, sebaiknya Pj Bupati mengambil langkah ksatria dengan mengundurkan diri. Ini demi kebaikan bersama,” pungkasnya. (MR)

Ketua LSM KANA Muzakir, mengkritik kinerja Pj Bupati Aceh Timur yang dinilai lebih banyak berfokus pada pencitraan daripada menyelesaikan persoalan mendesak seperti tunggakan TPP ASN dan Siltap perangkat gampong.



Tinggalkan Balasan