BREBES, Berita Merdeka Online – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Mushola Nurul Huda Candisari RW 02 Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes menggelar acara yang penuh berkah.

Adapun rangkaian acara diantaranya launching Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Mushola Nurul Huda, pengajian, dan buka puasa bersama, yang dilaksanakan pada Sabtu, 15 Maret 2025.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Desa Jatisawit, Dedi Susilo Wibowo, S.Pd, Kepala Dusun 1, Ketua RW 02, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Ketua Takmir Mushola Nurul Huda RW 02 Desa Jatisawit, Sakib Syahfrudin dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini.

“Inilah salah satu pentingnya peran mushola, selain untuk tempat beribadah, bisa juga sebagai pusat kegiatan lainnya, termasuk acara sore ini,” ungkapnya.

Semoga dengan berbagi dan menjalani puasa ini, kita semua semakin mendapatkan keberkahan dan kekuatan dalam menghadapi kehidupan.

Salah satu agenda utama dalam acara tersebut adalah peluncuran TPQ Nurul Huda yang diresmikan oleh Kepala Desa Jatisawit, Dedi Susilo Wibowo, S.Pd.

Dalam sambutannya Kepala Desa Jatisawit, Dedi Susilo Wibowo menyampaikan bahwa TPQ ini diharapkan menjadi wadah bagi anak-anak khususnya di lingkungan RW 02 untuk belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an secara serius.

“Semoga TPQ ini bisa menjadi tempat yang penuh berkah, yang dapat mencetak generasi Qur’ani yang dapat membawa perubahan positif bagi desa kita,” ujar Dedi.

Kepala Desa Jatisawit Dedi Susilo Wibowo didampingi takmir Mushola Nurul Huda, Kadus, Ketua RW 02 dan ustadz pengajar meresmikan TPQ Nurul Huda

Lebih lanjut Dedi mengatakan, peluncuran TPQ ini wujud nyata komitmen bersama untuk memajukan pendidikan agama dan keagamaan di Desa Jatisawit.

“TPQ ini bukan hanya sekedar tempat belajar, tetapi juga sebagai lembaga yang akan membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan tentunya mencintai Al-Qur’an,” tutur Dedi.

Dedi menekankan, TPQ Nurul Huda harus menjadi wadah bagi anak-anak, untuk lebih menumbuhkan rasa cinta terhadap ajaran agama, serta memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

Acara semakin penuh makna dan khidmat dengan penyerahan bantuan santunan dan seragam kepada 21 calon santriwan/santriwati TPQ.

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan kepada para orang tua yang mendampingi anak-anak mereka untuk menuntut ilmu agama.

Selain itu masyarakat juga berharap, TPQ Nurul Huda dapat menjadi tempat yang tidak hanya mendidik secara spiritual, tetapi juga memberikan semangat baru bagi generasi muda desa.

Kemudian, Takmir Mushola Nurul Huda mengumumkan bahwa Ustadz Danu, seorang pengajar dari Pondok Panti Asuhan Muhammadiyah ditunjuk sebagai pengajar di TPQ Nurul Huda.

Ustadz Danu akan berperan dalam memberikan pendidikan agama yang lebih mendalam kepada para santri.(Wawan Bambang AK)