Arosuka, Beritamerdekaonline.com – 17 Maret 2025. Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Solok menggelar Operasi Pasar dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai kecamatan. Langkah ini diambil untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok serta memastikan masyarakat dapat membeli bahan pangan dengan harga terjangkau.

Jadwal dan Lokasi Operasi Pasar

Pemerintah Kabupaten Solok menggelar operasi pasar di lima titik strategis:

  • Senin, 17 Maret 2025 – Kantor Camat Gunung Talang
  • Selasa, 18 Maret 2025 – Kantor Camat Lembah Gumanti, Alahan Panjang
  • Rabu & Kamis, 19-20 Maret 2025 – Labor Kesehatan Daerah Koto Baru, Kecamatan Kubung
  • Jumat, 21 Maret 2025 – Kantor Camat Bukit Sundi, Muara Panas

Antusiasme Warga dan Stok Pangan yang Disediakan

Sejak pagi, masyarakat memadati lokasi operasi pasar untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran. Beberapa komoditas yang dijual antara lain:

  • Ikan Nila: Rp 30.000/kg (30 kg) – Habis terjual
  • Cabai Merah Keriting: Rp 36.000/kg (25 kg) – Habis terjual
  • Minyak Goreng (Minyak Kita): Rp 15.500/liter (600 liter) – 330 liter terjual
  • Bawang Merah: Rp 30.000/kg (25 kg) – Terjual 10 kgBeras SPHP: Rp 62.000/5 kg (60 kg) – Terjual 15 kg
  • Beras Anak Daro: Rp 17.000/kg (30 kg) – Terjual 10 kg
  • Daging Ayam: Rp 45.000/ekor (100 ekor) – Terjual 30 ekor

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok, Ir. Syoufitri, MM, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang lebaran.

“Kami memastikan bahan pokok tersedia dengan harga yang lebih stabil. Operasi pasar ini menjadi salah satu solusi konkret dalam pengendalian inflasi daerah,” ujarnya.

Dukungan Penuh dari Pemkab Solok

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai instansi terkait, termasuk Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Solok, Dinas Perikanan dan Pangan, Dinas Pertanian, Bagian Perekonomian, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP), Dinas Perhubungan, serta Dinas Kominfo dan Bulog.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Solok, Eva Nasri, SH, MM, menegaskan pentingnya kegiatan ini bagi masyarakat.

“Kami ingin masyarakat menyambut Idul Fitri dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga pangan. Operasi Pasar dan GPM ini adalah bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Eva juga mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung program pengendalian harga agar stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga.

Komitmen Pemerintah untuk Keberlanjutan Program

Pemerintah Kabupaten Solok berjanji akan terus menggelar program serupa di masa mendatang sebagai langkah nyata dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok, terutama di momen penting seperti Idul Fitri,” pungkas Syoufitri.

Dengan adanya Operasi Pasar dan Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan masyarakat bisa menikmati hari raya dengan lebih nyaman dan tanpa tekanan akibat lonjakan harga kebutuhan pokok. (Ikhsan YP)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.