Purwakarta, Berita Merdeka Online – Sebanyak 54 perguruan silat dari 17 kecamatan yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Pesilat Purwakarta (FSPP) melakukan audiensi bersama Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau akrab disapa Om Zein, pada Jumat (25/4/2025), bertempat di Bale Nagri, kompleks Pemkab Purwakarta.
Pertemuan ini bertujuan mempererat komunikasi antara pemerintah daerah dan komunitas pencak silat, sekaligus membahas langkah konkret dalam menjaga kelestarian seni bela diri tradisional khas Sunda tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Om Zein menyampaikan apresiasi atas dedikasi FSPP dalam merawat warisan budaya leluhur. Ia menekankan pentingnya menjaga pencak silat sebagai bagian dari identitas budaya daerah.
“Pencak silat bukan sekadar bela diri, tapi juga warisan budaya yang harus terus dilestarikan. Kami mendukung penuh upaya FSPP dan akan menyediakan fasilitas latihan rutin di Taman Maya Datar setiap hari Kamis, sebulan sekali. Selain itu, para pelatih akan kami berikan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Om Zein.

Tak hanya itu, Bupati menegaskan komitmen untuk mengevaluasi kegiatan tersebut secara berkala. Jika latihan bersama berjalan dengan baik dan mendapat antusiasme tinggi, pemerintah siap meningkatkan frekuensi menjadi mingguan, bahkan harian.
Sementara itu, Ketua FSPP Ariansyah menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyuarakan aspirasi para pelatih dan praktisi silat. Ia berharap dukungan pemerintah bisa memperkuat eksistensi pencak silat di kalangan generasi muda.
“Silat adalah jati diri budaya kita. Kami berharap, pencak silat dapat dimasukkan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah, sehingga anak-anak sejak dini mengenal dan mencintai warisan budayanya sendiri,” kata Ariansyah.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas respon positif yang diberikan Bupati terhadap dua poin penting: jaminan ketenagakerjaan bagi pelatih dan dukungan fasilitas latihan secara rutin untuk seluruh perguruan yang tergabung dalam FSPP.
“Atas nama seluruh anggota FSPP, kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati yang telah membuka ruang dialog ini. Semoga menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali semangat pencak silat di Purwakarta, sekaligus memperkuat identitas budaya kita,” tutup Ariansyah. (Sep)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan