Kobar, Berita Merdeka Onlione – Komitmen TNI mendukung ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan lewat aksi nyata. Komandan Kodim (Dandim) 1014/Pbun, didampingi Kasdim dan rombongan, melakukan kunjungan lapangan ke Desa Sungai Hijau, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah pada Senin (2/6/2025).

Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung lokasi lahan tidur yang direncanakan menjadi area cetak sawah. Lokasi ini nantinya akan diolah sebagai lahan pertanian produktif yang diharapkan mendorong peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan masyarakat desa.

Rombongan TNI disambut langsung oleh Kepala Desa Sungai Hijau, Valerianus Nurak beserta perangkat desa, Babinsa Joko Purnomo Lisdianto, Sekretaris Desa, Kepala Dusun I dan II, Kasi Pemerintahan, Kasi Kesra, serta sejumlah staf lainnya. Kehadiran Dandim disambut penuh antusias sebagai bentuk pengakuan atas dukungan konkret terhadap pembangunan desa.

Dalam keterangannya, Kades Valen menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian TNI terhadap pengembangan potensi pertanian di wilayahnya.

“Lahan yang akan dicetak sawah ini sebelumnya tidak dimanfaatkan secara maksimal. Dengan sinergi bersama TNI, kami optimis kawasan ini akan menjadi sentra pertanian baru,” tegas Valen.

Dandim dan Kades Sungai Hijau tinjau lahan pertanian
Kades Sungai Hijau dampingi Dandim 1014/Pbun saat tinjau lokasi cetak sawah.

Valen menambahkan bahwa cetak sawah bukan hanya proyek sesaat, tapi bagian dari pembangunan jangka panjang yang akan memberikan dampak luas—khususnya pada sektor ketahanan pangan dan ekonomi desa.

“Kami ingin warga bisa mandiri pangan dan memiliki akses ekonomi lebih baik. Ini juga jadi langkah mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar,” ujarnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa Pemerintah Desa Sungai Hijau berkomitmen penuh bersinergi dengan semua pihak, termasuk TNI, dalam upaya membangun desa mandiri, tangguh, dan berdaya saing—terutama di sektor pertanian yang merupakan kekuatan utama wilayah tersebut.

Dandim 1014/Pbun menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya terlibat dalam pengamanan negara, tetapi juga aktif dalam program-program strategis seperti pemberdayaan masyarakat desa dan pemanfaatan sumber daya lokal.

Peninjauan lapangan ini menjadi awal dari proses teknis cetak sawah yang akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan stakeholder terkait, mulai dari penyediaan alat berat, bibit, hingga pelatihan petani lokal. (LR)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.