Bengkulu, Beritamerdekaonline.com — LPK Kaizu Hamagi Gakkou bekerja sama dengan LPK Azea Bengkulu Internasional secara resmi memberangkatkan lima orang siswa/i perdana ke Jepang dengan menggunakan Visa Engineer atau Visa Gijinkoku. Program ini khusus ditujukan bagi alumni Diploma 3 (D3) dan Strata 1 (S1) dari berbagai jurusan yang memiliki keahlian, terutama di bidang teknik.

Ketua LPK Kaizu Hamagi Gakkou, Afrianto Santoso, menyampaikan bahwa kelima peserta ini merupakan hasil seleksi dan pelatihan yang ketat, dan kini siap bekerja di hotel berbintang lima yang berlokasi di Tokyo, Jepang. Mereka diberangkatkan melalui skema kerja sama dengan asosiasi perhotelan dan Special Humanity Internasional di Jepang.
“Hari ini kami sangat bersyukur karena dapat memberangkatkan lima orang siswa/i ke Jepang melalui Visa Engineer, hasil kolaborasi kami dengan LPK Azea Bengkulu Internasional. Visa ini sangat istimewa karena tidak memiliki batasan waktu yang ketat. Selama pekerja masih dibutuhkan dan memiliki izin tinggal, kontrak kerja dapat terus diperbarui setiap tahun,” ujar Afrianto, di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Jumat (18/7/2025).
Ia menambahkan bahwa peluang kerja ini bukan hanya membuka akses ke jenjang karier internasional, tetapi juga menjadi motivasi bagi lulusan D3 dan S1 lainnya agar dapat bersaing di kancah global. Ke depannya, pihak perhotelan Jepang juga dijadwalkan akan mengunjungi langsung LPK Kaizu Hamagi Gakkou pada bulan Agustus 2025 untuk melakukan wawancara dan praktik kerja secara langsung bagi calon kandidat berikutnya.
“Alhamdulillah, saat ini sudah ada beberapa siswa yang persyaratannya lengkap, tinggal mengikuti wawancara kerja. Kemungkinan perwakilan pimpinan hotel dari Jepang akan tiba di Bengkulu pada tanggal 21 Agustus 2025,” tambah Afrianto.
Sementara itu, Sekretaris LPK Azea Bengkulu Internasional, Efri, menjelaskan bahwa pihaknya menjalin kemitraan langsung dengan asosiasi perhotelan Jepang dan menjadi perwakilan resmi untuk perekrutan kandidat dari Provinsi Bengkulu dan sekitarnya.
“Untuk lima orang kandidat ini, kami bekerja sama dengan LPK Kaizu Hamagi Gakkou karena LPK kami baru terbentuk. Ini bentuk kolaborasi untuk angkatan pertama. Ke depannya, kami mengimbau siswa-siswi yang sedang belajar agar semangat mengikuti pelatihan, melengkapi sertifikat keahlian dan TOEFL, agar bisa diajukan sebagai kandidat kerja di Jepang,” jelas Efri.
Ia juga berharap program ini dapat menjadi solusi untuk mengurangi pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi serta meningkatkan taraf ekonomi keluarga. Tak hanya itu, Efri menekankan pentingnya menjaga nama baik lembaga dan Provinsi Bengkulu di mata dunia internasional.
“Yang berangkat hari ini berasal dari berbagai daerah di Bengkulu, yakni satu orang dari Kabupaten Bengkulu Selatan, dua dari Kabupaten Kaur, satu dari Kabupaten Seluma, dan satu dari Kota Bengkulu. Saat proses wawancara, dua orang kandidat kita bahkan meraih poin tertinggi, mengalahkan pesaing dari Pulau Jawa dan Medan. Ini adalah kebanggaan tersendiri,” tutup Efri.
Dengan keberangkatan perdana ini, LPK Kaizu Hamagi Gakkou dan LPK Azea Bengkulu Internasional berharap dapat membuka lebih banyak peluang kerja ke luar negeri bagi lulusan muda yang kompeten, serta membangun citra positif Provinsi Bengkulu di kancah internasional.




1 Komentar
Terimaksih semoga dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi para lulusan perguruan tinggi yang ada di bengkulu untuk dapat bekerja dan berkarer di kancah internasional di bidang perhotelan.