Jakarta, Beritamerdekaonline.com – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara resmi melantik Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.) Dr. Dedi Prasetyo sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Utama Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis (14/8) pukul 10.30 WIB. Seluruh pejabat utama Mabes Polri turut hadir untuk menyaksikan momentum penting dalam struktur kepemimpinan Korps Bhayangkara tersebut.

Kapolri Resmi Lantik Komjen Pol. Dedi Prasetyo Sebagai Wakapolri.


‎Pengangkatan Komjen Pol. Dedi Prasetyo sebagai Wakapolri bukanlah tanpa dasar. Hal itu telah tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025, yang ditandatangani Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.) Anwar. Dengan turunnya surat telegram tersebut, kedudukan Komjen Dedi resmi naik dari jabatan sebelumnya sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri menjadi Wakapolri.

‎Dalam kesempatan yang sama, Komjen Dedi juga secara resmi menyerahkan jabatan Irwasum Polri kepada Kapolri. Serah terima jabatan itu menjadi bagian dari mekanisme formal yang lazim dilakukan dalam proses alih tugas di tubuh kepolisian.

‎Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadivhumas) Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menegaskan bahwa prosesi pelantikan berjalan lancar. Ia menyampaikan bahwa Komjen Dedi menuturkan kesiapannya untuk mendukung penuh Kapolri dalam menjalankan agenda dan kebijakan strategis kepolisian.

‎“Pada pagi hari ini telah dilaksanakan kegiatan pelantikan Bapak Wakapolri, Bapak Komjen Dedi Prasetyo yang sebelumnya adalah Irwasum Polri. Dan pada hari ini juga sekaligus dilaksanakan penyerahan jabatan Irwasum Polri kepada Bapak Kapolri,” ujar Irjen Pol. Sandi kepada awak media.

‎Lebih lanjut, Irjen Pol. Sandi menambahkan bahwa Komjen Dedi berkomitmen penuh mendukung kebijakan Kapolri, khususnya dalam upaya mewujudkan arahan Presiden Republik Indonesia. Program Asta Cita yang menjadi prioritas pemerintah disebut akan segera diterjemahkan ke dalam langkah konkret kepolisian untuk memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

‎“Beliau menyatakan kesiapan untuk all out mendukung Bapak Kapolri dalam melaksanakan tugas-tugas, terutama menindaklanjuti arahan Bapak Presiden dalam program Asta Cita untuk segera bisa kita realisasikan di masyarakat dengan semaksimal mungkin,” tegas Kadivhumas.

‎Pelantikan Wakapolri memiliki arti strategis dalam menjaga kesinambungan organisasi kepolisian. Sebagai orang nomor dua di tubuh Polri, Wakapolri memegang peran penting dalam mengoordinasikan pelaksanaan kebijakan, mengawasi jalannya tugas di berbagai satuan, serta memastikan visi dan misi Polri tetap sejalan dengan arahan pimpinan dan kebutuhan masyarakat.

‎Komjen Pol. Dedi Prasetyo sendiri dikenal sebagai perwira tinggi berpengalaman dengan rekam jejak panjang di kepolisian. Sebelum menduduki jabatan Irwasum, ia pernah dipercaya memimpin sejumlah posisi strategis, termasuk sebagai Kepala Divisi Humas Polri. Reputasinya sebagai sosok yang komunikatif dan tegas menjadikan dirinya figur yang dinilai tepat untuk mengisi posisi Wakapolri saat ini.

‎Dengan dilantiknya Wakapolri yang baru, diharapkan institusi Polri semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum, pelayanan publik, serta pengamanan agenda nasional. Kehadiran Komjen Dedi di kursi Wakapolri diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

‎Upacara pelantikan ini sekaligus menjadi momentum penyegaran dalam jajaran pimpinan Polri. Kapolri menekankan pentingnya sinergi, dedikasi, dan kerja sama seluruh personel untuk menjawab tuntutan zaman serta menjawab ekspektasi publik. Dengan dukungan penuh dari Wakapolri yang baru, Kapolri optimistis arah kebijakan Polri dapat berjalan lebih efektif dan memberi manfaat nyata bagi bangsa dan negara.