BATANG, Berita Merdeka Online – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Desa Plelen, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, resmi ditutup.

Penutupan dilakukan melalui upacara di lapangan desa setempat pada Kamis (21/8/2025).

Dalam kesempatan itu, Dandim 0736/Batang Letkol Inf. Andhika Baroto Chrishastantyo secara simbolis menyerahkan hasil kegiatan TMMD kepada Bupati Batang, H. Faiz Kurniawan.

Seremoni ditandai dengan pelepasan atribut TMMD oleh perwakilan TNI, Polri, dan masyarakat.

Dalam amanatnya, Dandim menegaskan bahwa kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III tahun ini berjalan lancar dan sesuai dengan target yang direncanakan.

Hal itu, menurutnya, berkat semangat kebersamaan, gotong royong, serta dukungan dari seluruh elemen baik TNI, Polri, pemerintah daerah, maupun masyarakat setempat.

“TMMD adalah bukti nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan warga. Persatuan dan rasa memiliki menjadi fondasi kuat untuk menjaga keutuhan bangsa,” tegasnya.

Pelaksanaan TMMD di Desa Plelen kali ini berfokus pada dua hal, yaitu pembangunan infrastruktur dan penguatan sumber daya manusia.

Dari sisi fisik, kegiatan utama adalah pembangunan jalan rabat beton sepanjang 377 meter dengan lebar 3,5 meter dan ketebalan 15 sentimeter.

Sebelumnya, jalan tersebut hanya berupa jalan setapak yang sempit, ditumbuhi rumput, serta becek saat musim hujan.

Kini, akses tersebut menjadi lebih kokoh, luas, dan nyaman dilalui. Keberadaan jalan baru ini memudahkan masyarakat dalam distribusi hasil pertanian, sekaligus memangkas jarak tempuh antara Dukuh Plelen Lor menuju Desa Sawangan.

Kepala Desa Plelen, Siti Amri, menyampaikan apresiasi atas pembangunan yang dilakukan melalui TMMD.

“Dengan adanya jalan rabat beton ini, warga kami lebih mudah membawa hasil panen dan melakukan aktivitas sehari-hari. Harapan kami, infrastruktur ini dapat mendorong peningkatan kesejahteraan serta perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyasar aspek non fisik berupa kegiatan penyuluhan.

Beberapa materi yang diberikan antara lain wawasan kebangsaan, keamanan dan ketertiban masyarakat, bahaya narkoba, perlindungan anak, hukum waris, pengelolaan sampah, program keluarga berencana, pencegahan stunting, kesiapsiagaan bencana, hingga ketahanan pangan.

Program penyuluhan ini diharapkan mampu menambah pengetahuan serta kesadaran masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan.

Hasil dari TMMD Sengkuyung Tahap III 2025 tidak hanya dirasakan oleh warga Desa Plelen, tetapi juga oleh desa-desa sekitar.

Pemerintah desa berharap masyarakat turut menjaga serta merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya bisa berkelanjutan untuk generasi mendatang. (lim)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.