BREBES, Berita Merdeka Online – Event tahunan Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2025 yang digelar sejak 29 Agustus hingga 9 September 2025 terus menjadi magnet bagi ribuan pengunjung setiap harinya.

Selain menyajikan hiburan, pasar UMKM, wahana keluarga, hingga bazar kuliner dan multi produk, GBF tahun ini juga menonjolkan nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial.

Pada Kamis malam, 4 September 2025, panitia GBF menggelar acara bertajuk “GBF 2025 Bersholawat”, yang sekaligus dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 525 anak yatim piatu dan dhuafa, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan yang dipusatkan di panggung utama GBF ini dihadiri oleh unsur Forkopincam Bumiayu, tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas, komunitas keagamaan, santri, serta masyarakat umum dari wilayah Bumiayu dan sekitarnya.

Sejumlah donatur dari berbagai kalangan turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, mulai dari Bupati Brebes, pejabat daerah, anggota legislatif, pengusaha, hingga tokoh masyarakat yang secara sukarela menyisihkan rezekinya demi membantu sesama.

Ketua Umum GBF 2025, Fatkhurahman Wahid, SH, yang akrab disapa Bung Omang, menyampaikan bahwa kegiatan sosial dan religi merupakan bagian dari komitmen GBF untuk menjadi ruang publik yang inklusif dan bermakna.

“Kegiatan santunan ini adalah bentuk rasa syukur kami kepada Allah SWT, sekaligus wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah event tidak hanya diukur dari kemeriahannya, tetapi juga dari dampak sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa nilai keberkahan justru lahir dari seberapa besar manfaat sosial yang mampu kita hadirkan bersama. Ini juga menjadi pengingat agar kita selalu menumbuhkan kasih sayang dan solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Suasana malam semakin syahdu dengan penampilan grup Hadroh SMK Ma’arif NU Paguyangan yang memimpin lantunan sholawat, diikuti para pengunjung yang hadir.

Lantunan pujian kepada Nabi Muhammad SAW menggema di seluruh area acara, menghadirkan suasana religius yang khidmat sekaligus mempererat tali silaturahmi antar warga.

Panitia GBF juga tampak kompak mengenakan busana muslim dan muslimah, menambah kekhidmatan dan kesan religius dalam perhelatan tersebut.

Dengan hadirnya kegiatan “GBF 2025 Bersholawat” dan santunan sosial ini, GBF menegaskan diri bukan hanya sebagai ajang hiburan dan ekonomi kreatif, tetapi juga sebagai media penguatan nilai-nilai edukatif, spiritual, dan sosial di tengah masyarakat.

Inisiatif ini membuktikan bahwa GBF terus berkembang menjadi event yang holistik dan berdaya guna, menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.(Wawan Bambang AK)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.