Beritamerdekaonline.com, Kepahiang – Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program bedah rumah dan bakti sosial. Kali ini, bantuan diberikan kepada keluarga Klores, warga Kabupaten Kepahiang yang selama ini hidup dalam kondisi serba kekurangan. Prosesi peletakan batu pertama atau titik nol berlangsung pada Rabu (17/9/2025) dan dihadiri langsung oleh Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si.

Kabupaten Kepahiang sendiri masih menghadapi persoalan kemiskinan ekstrem dengan angka tercatat sebesar 0,6 persen. Kondisi ini membuat sebagian warga harus hidup di hunian yang jauh dari kata layak. Melalui informasi yang didapatkan dari media, Polda Bengkulu kemudian memutuskan memberikan bantuan bedah rumah kepada keluarga Klores yang dinilai membutuhkan perhatian mendesak.

 

Dalam sambutannya, Kapolda Bengkulu menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian kepolisian kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
“Program bedah rumah dan bakti sosial ini adalah upaya kami untuk membantu saudara-saudara kita yang hidup dalam keterbatasan. Hari ini, bantuan diberikan kepada keluarga Klores di Kepahiang,” ujar Irjen Pol Mardiyono.

Program sosial ini dapat terlaksana berkat dukungan para dermawan yang menyalurkan sumbangan melalui Polda Bengkulu. Sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi kekuatan dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi warga kurang mampu.

Klores, sebagai penerima bantuan, tidak kuasa menyembunyikan rasa haru dan syukur atas perhatian yang diberikan. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih, saya dan keluarga merasa sangat terbantu. Bantuan ini memberi kami harapan baru untuk hidup lebih layak,” tutur Klores.

Selain meringankan beban masyarakat, program bedah rumah yang dijalankan Polda Bengkulu juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk terus berbagi. Kepolisian berkomitmen melanjutkan program ini ke berbagai wilayah lain di Bengkulu, terutama di daerah yang masih menghadapi persoalan kemiskinan ekstrem.

Melalui langkah nyata ini, Polda Bengkulu membuktikan bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan. (Sampur Buana)