Pangkalpinang, Beritamerdekaonline.com — Masjid Haji Bakrie resmi beroperasi sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat setelah diresmikan oleh Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif atau yang akrab disapa Prof. Udin, pada Sabtu (15/11/2025). Dalam kegiatan tersebut, ia turut didampingi Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin.

Acara dimulai dengan pembacaan doa yang dipimpin pengurus masjid, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Prof. Udin dan pemotongan pita oleh para ulama sebagai tanda resmi dibukanya masjid Haji Bakrie.

Dalam sambutannya, Wali Kota mengapresiasi semangat gotong royong pengurus dan masyarakat yang telah berjuang menggalang infak hingga masjid ini berhasil berdiri kokoh.

Wali Kota Pangkalpinang Prof. Udin menandatangani prasasti Masjid Haji Bakrie saat peresmian.
Wali Kota Pangkalpinang Prof. Udin didampingi Ketua TP PKK meresmikan Masjid Haji Bakrie, Sabtu (15/11/2025).

“Saya sangat takjub dengan kegigihan masyarakat dalam membangun masjid ini. Gotong royong seperti inilah yang menjadi kekuatan kita,” ujar Prof. Udin.

Ia menekankan bahwa semangat berbagi tidak hanya berhenti pada pembangunan masjid, melainkan juga harus diarahkan untuk membantu fakir miskin, anak putus sekolah, hingga warga yang kesulitan memperoleh layanan kesehatan dan pendidikan.

Prof. Udin juga mengungkapkan sejumlah persoalan yang ia temui sejak memimpin kota selama hampir satu bulan, salah satunya terkait banjir dan persoalan lingkungan.

“Pemerintah tidak akan mampu menyelesaikan seluruh masalah tanpa dukungan masyarakat. Penanganan banjir dan sampah membutuhkan sinergi dan gotong royong bersama,” tegasnya.

Karenanya, ia mengajak seluruh warga Pangkalpinang berperan aktif menghidupkan kembali budaya kebersamaan dalam memajukan kota.

“Mari kita bahu-membahu menyelesaikan persoalan kota agar Pangkalpinang menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur,” ujar sang Wali Kota.

Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Haji Bakrie diharapkan bisa menjadi pusat pembinaan umat bagi seluruh generasi, termasuk anak muda dan pelajar.

“Masjid ini bukan hanya rumah ibadah, tapi juga pusat belajar Al-Qur’an, dakwah, dan kegiatan sosial. Kita ingin anak-anak muda aktif memakmurkannya,” tambahnya.

Menurutnya, Pemkot Pangkalpinang akan terus mendorong masjid sebagai ruang pemberdayaan dan penguatan ukhuwah Islamiyah.

Wali Kota menutup sambutan dengan mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan masjid.

“Semoga menjadi amal jariyah yang pahalanya mengalir tanpa henti. Semoga dari masjid ini tumbuh generasi berakhlak dan masyarakat yang semakin harmonis,” tutup Prof. Udin. (s4F)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.