Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Kepala Desa Lubuk Gilang, Achmad Zaenuri, menyampaikan harapan besar atas kunjungan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Yandri Susanto, ke Kabupaten Seluma. Menurutnya, kehadiran Menteri Desa tidak hanya memberikan motivasi bagi pemerintah desa, tetapi juga diharapkan membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan di tingkat desa.

Achmad menuturkan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kerja sama antara pemerintah desa dan Kementerian Desa. Ia berharap program-program prioritas dari kementerian dapat lebih diarahkan kepada desa-desa yang telah menunjukkan kinerja baik, khususnya dalam pengelolaan dana desa.
“Kami berharap program kerja sama dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bisa lebih diprioritaskan bagi desa yang betul-betul memiliki tata kelola dana desa yang baik. Ini penting agar program yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya, usai menghadiri kegiatan Deklarasi Desa Bersinar (Bersih Narkoba) dan Festival Bangun Desa Bangun Indonesia Konsolidasi Pemberdayaan Masyarakat dalam rangka gotong royong membangun desa, di Desa Bukit Peninjauan I, Kecamatan Sukaraja, Seluma, Provinsi Bengkulu, Minggu (16/11/2025).
Selain menyoroti aspek pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat, Achmad Zaenuri juga mengapresiasi kebijakan pemerintah yang memungkinkan penggunaan Dana Desa untuk kegiatan pencegahan narkoba. Ia menyebut bahwa sebagian besar desa kini telah menganggarkan dana khusus untuk sosialisasi bahaya narkotika, sejalan dengan meningkatnya komitmen nasional dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
“Dana Desa dapat digunakan untuk sosialisasi pencegahan bahaya narkoba, dan ini sangat kami apresiasi. Program tersebut juga sejalan dengan arah pembangunan desa yang tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya. Achmad berharap Desa Lubuk Gilang dapat terus memperkuat komitmen dalam menjaga lingkungan desa dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Ia menegaskan bahwa desa sangat mendukung program BNN, terutama Program Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba). Melalui sinergi pemerintah desa, kementerian, dan BNN, Desa Lubuk Gilang menargetkan menjadi desa yang aman, sehat, dan bebas narkoba.
Dengan dukungan pemerintah pusat dan semangat kolaborasi lintas lembaga, Achmad Zaenuri optimistis pembangunan desa akan semakin maju, sekaligus menciptakan masyarakat yang lebih berkualitas dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan