SEMARANG, Berita Merdeka Online — Gerakan koperasi di Jawa Tengah kembali mendapatkan energi baru. Komitmen kuat untuk mempercepat kebangkitan ekonomi rakyat terlihat jelas dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) Dekopinwil Jawa Tengah, yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (21/11/2025).

Sejumlah Pejabat hadir langsung dalam forum penting tersebut, diantaranya Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah Sri Hartini, serta Ketua Umum Dekopin Pusat Bambang Hariyadi.

Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat bahwa penguatan koperasi kini menjadi agenda prioritas, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Dukungan Penuh Pemerintah, Legislatif, dan Gerakan Koperasi

Ketua Dekopinwil Jawa Tengah, Andang Wahyu Triyanto, menyampaikan apresiasinya atas perhatian besar dari pemerintah dan DPRD.

Ia menegaskan bahwa sinergi ini menjadi dorongan moral sekaligus politik untuk memajukan koperasi.

“Kehadiran Menkop, Wakil Gubernur, DPRD, dan Ketua Umum Dekopin Pusat menunjukkan keseriusan bersama dalam menempatkan koperasi sebagai pilar utama ekonomi rakyat,” ujarnya.

Modernisasi Koperasi Jadi Fokus Pemerintah Pusat

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyoroti pentingnya transformasi koperasi menuju tata kelola yang lebih profesional, modern, dan digital.

“Koperasi harus naik kelas. Pemerintah berkomitmen penuh memastikan koperasi mampu menghadapi tantangan era ekonomi baru,” katanya.

Ia juga menyampaikan, Presiden memberi instruksi agar koperasi menjadi kekuatan utama ekonomi nasional, sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.

“Koperasi adalah cerminan nilai gotong royong dan kekeluargaan yang hidup dalam masyarakat. Jika dijalankan konsisten, koperasi akan menjadi penggerak ekonomi paling stabil,” tambahnya.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono mukul gong tanda dibukanya acara Muswil Dekopinwil Jateng di Gedung Gradika Bakti Praja, Jumat (21/11/2025). Foto: BM Jateng

Dekopin Pusat: Muswil Jateng Momentum Konsolidasi Nasional

Ketua Umum Dekopin Pusat, Bambang Hariyadi, menegaskan bahwa Muswil ini merupakan bagian dari konsolidasi besar gerakan koperasi di seluruh Indonesia.

“Muswil menjadi ruang penting untuk meneguhkan strategi nasional dan memperkuat koordinasi dengan daerah,” jelasnya.

Bambang juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Dekopin dan pemerintah daerah, terutama di era pemerintahan Presiden Prabowo yang menjadikan koperasi sebagai program prioritas.

Menghidupkan Kembali Peran KUD dan Unit Usaha Koperasi

Wakil Gubernur Taj Yasin turut menyoroti perlunya mengubah pola pikir masyarakat tentang koperasi yang selama ini identik dengan simpan pinjam.

Ia menekankan perlunya menghidupkan kembali KUD, dan unit-unit usaha produktif lainnya.

“Dengan regulasi baru dan dukungan pemerintah, koperasi kini memiliki peluang besar untuk mengelola berbagai sektor usaha. Jika dijalankan optimal, manfaatnya akan dirasakan masyarakat secara luas,” ungkapnya.

Legislatif Siap Mengawal Kebijakan Pro-Koperasi

Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah, Sri Hartini, memastikan bahwa DPRD akan terus mendorong regulasi yang berpihak pada koperasi dan UMKM.

“Koperasi harus menjadi prioritas dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. Kami siap mengawal kebijakan agar koperasi semakin maju,” ujarnya.

Muswil Dekopinwil Jawa Tengah diharapkan menghasilkan langkah-langkah strategis, pemimpin yang visioner, serta agenda kerja yang memperkuat koperasi sebagai kekuatan ekonomi yang modern, inklusif, dan berkeadilan sosial.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Dekopinda dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Tengah, unsur pemerintah daerah, serta mitra strategis sektor perkoperasian. (lim)