Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Gabungan Pengusaha Alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Provinsi Bengkulu menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VIII dengan tema “Menguatkan Sinergitas dan Profesionalisme Gakeslab Provinsi Bengkulu untuk Menghadirkan Produk Alat Kesehatan yang Berkualitas dan Amanah”. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Grage Bengkulu, Kamis (18/12/2025).

Musprov VIII ini menjadi momentum evaluasi kinerja organisasi sekaligus pemilihan dan pengukuhan kepengurusan Gakeslab Provinsi Bengkulu masa bakti 2025–2029. Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Umum Gakeslab Indonesia, perwakilan Pemerintah Provinsi Bengkulu, unsur DPRD, serta para pemangku kepentingan bidang kesehatan.

Ketua Umum Gakeslab Indonesia, RD Kartono Dwidjosewojo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan Gakeslab Provinsi Bengkulu periode 2021–2025 di bawah kepemimpinan Ardiansyah. Ia menilai kepengurusan sebelumnya telah menunjukkan banyak kemajuan, termasuk dalam mengoordinasikan peran Gakeslab pada masa pandemi COVID-19 serta meningkatkan jumlah anggota.
“Harapan kami, ketua yang baru dapat melanjutkan hal-hal baik yang telah berjalan dan menghadirkan gagasan-gagasan baru. Ke depan, Bengkulu diharapkan mampu memproduksi alat kesehatan sendiri agar tidak selalu bergantung dari daerah lain,” ujar Kartono.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara generasi muda yang sarat inovasi dan teknologi dengan generasi senior yang kaya pengalaman, sehingga organisasi dapat berkembang lebih besar dan profesional. Selain itu, sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dinilai menjadi kunci dalam memperluas peluang usaha alat kesehatan, tidak hanya di rumah sakit, tetapi juga di sektor pendidikan, peternakan, dan bidang lain yang membutuhkan peralatan kesehatan dan laboratorium.
Ketua Gakeslab Provinsi Bengkulu masa bakti 2025–2029, Revolusi, S.H., menyampaikan bahwa program prioritas dalam waktu dekat adalah melengkapi administrasi kepengurusan serta melakukan konsolidasi internal. Menurutnya, penguatan kapasitas pengurus melalui pelatihan dan peningkatan legalitas organisasi sangat penting agar Gakeslab dapat berjalan lebih solid dan profesional.
“Organisasi ini tidak mungkin dijalankan secara individual. Kebersamaan dan kekompakan menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas-tugas organisasi,” kata Revolusi.
Sementara itu, Ketua Gakeslab Provinsi Bengkulu periode 2021–2025, Ardiansyah, S.E., M.Si., mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua Umum Gakeslab Indonesia dalam Musprov VIII tersebut. Ia berharap kehadiran pimpinan pusat dapat membuka peluang dan meningkatkan prospek bisnis alat kesehatan di Bengkulu, sehingga kepengurusan yang baru dapat berjalan lebih lancar dan anggota semakin aktif.
“Kepada ketua terpilih, harapan kami kerja sama dan kebersamaan terus ditingkatkan demi kemajuan organisasi,” ujarnya.
Korwil Wilayah II Gakeslab, Elfizar Azhar, menambahkan bahwa Bengkulu memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha alat kesehatan dan laboratorium. Ia mendorong para anggota untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas agar mampu menyediakan alat kesehatan berkualitas tinggi sekaligus mendukung program pemerintah di bidang kesehatan.
Ia juga menyoroti peluang pengembangan jasa kalibrasi alat kesehatan di Bengkulu. Menurutnya, setiap alat kesehatan wajib dikalibrasi secara berkala sesuai ketentuan kementerian, sehingga ke depan diharapkan perusahaan-perusahaan lokal dapat berkembang dan memiliki pusat kalibrasi serta layanan servis sendiri di daerah.
“Dengan kepemimpinan yang baru, kami berharap Gakeslab Bengkulu dapat bergerak bersama pemerintah untuk memastikan alat kesehatan terkalibrasi dengan baik, memiliki layanan servis yang memadai, dan benar-benar mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” tutupnya.
Adapun susunan pengurus Gakeslab Provinsi Bengkulu masa bakti 2025–2029 adalah sebagai berikut:
Ketua Dewan Penasihat: Ardiansyah, S.E., M.Si.
Ketua: Revolusi, S.H.
Sekretaris: Ilham, S.H., M.H.
Bendahara: Taufikurrahman.


Tinggalkan Balasan