Bengkulu, Beritamerdekaonline.com — Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Azea Bengkulu Internasional kembali menorehkan capaian penting dalam upaya penyaluran tenaga kerja terampil ke luar negeri. Sebanyak lima orang siswa LPK Azea Bengkulu Internasional dinyatakan siap diberangkatkan ke Jepang melalui program Tokutei Ginou (TG) BC angkatan pertama setelah seluruh proses perizinan dinyatakan rampung.

Sekretaris LPK Azea Bengkulu Internasional, Efri Marlovi, menyampaikan bahwa kelima siswa tersebut telah menyelesaikan seluruh tahapan administrasi, baik di Indonesia maupun di Jepang. Proses tersebut meliputi pengurusan perizinan di dalam negeri, penerbitan Certificate of Eligibility (COE) dari pemerintah Jepang, hingga tahapan pengajuan visa kerja.
“Alhamdulillah, seluruh proses perizinan telah selesai. Mulai dari administrasi di Indonesia, izin tinggal melalui Certificate of Eligibility dari Jepang, hingga pengajuan visa. Saat ini tinggal menunggu keberangkatan,” ujar Efri Marlovi di LPK Azea Bengkulu Internasional, Rabu (28/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa kelima siswa tersebut direncanakan akan berangkat ke Jepang pada tanggal 22 Februari 2026. Keberangkatan ini menjadi tonggak sejarah bagi LPK Azea Bengkulu Internasional karena merupakan angkatan pertama yang berhasil diberangkatkan melalui skema Tokutei Ginou BC.
Dari lima siswa yang akan berangkat, empat orang berasal dari Provinsi Bengkulu, sementara satu orang lainnya berasal dari Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah. Keberagaman daerah asal peserta ini mencerminkan keterbukaan LPK Azea Bengkulu Internasional dalam memberikan kesempatan bagi putra-putri bangsa dari berbagai wilayah di Indonesia.
Efri Marlovi berharap para siswa yang akan bekerja di Jepang dapat menjaga sikap, etika, serta profesionalisme selama berada di negara tujuan. Menurutnya, keberangkatan ini bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama baik Indonesia dan lembaga tempat mereka menimba ilmu dan pelatihan.
“Kami sangat berharap mereka dapat menjaga nama baik Indonesia sebagai bangsa yang dikenal memiliki etos kerja tinggi, disiplin, dan bertanggung jawab. Selain itu, mereka juga membawa nama LPK Azea Bengkulu Internasional yang telah membina dan mempersiapkan mereka,” tambahnya.
Program Tokutei Ginou sendiri merupakan salah satu skema kerja sama ketenagakerjaan antara Indonesia dan Jepang yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai sektor industri di Jepang. Melalui program ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman kerja internasional, tetapi juga meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, serta kesiapan mental dalam menghadapi persaingan kerja global. LPK Azea Bengkulu Internasional pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelatihan agar mampu mencetak tenaga kerja yang profesional dan berdaya saing internasional.

Tinggalkan Balasan