Bengkulu, Beritamerdekaonline.com — Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Yunus Bengkulu, dr. Hery Kurniawan, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui penguatan kinerja operasional dan kinerja keuangan rumah sakit. Hal tersebut disampaikan dirinya usai dilantik menjadi Direktur RSUD M.Yunus Bengkulu memberikan keterangan terkait arah kebijakan awal kepemimpinannya di RSUD dr. M. Yunus.

Menurut dr. Hery, prinsip dasar pengelolaan rumah sakit pada dasarnya sama di setiap institusi pelayanan kesehatan. Setiap rumah sakit wajib melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap kinerja operasional maupun kinerja keuangan. Kedua aspek tersebut dinilai sebagai pilar utama yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.
“Tanpa terselenggaranya pengelolaan yang baik pada dua hal utama tersebut, tentu akan mengganggu sistem pelayanan kepada masyarakat,” ujar dr. Hery, usai pelantikan dan pengambilan sumpah Pimpinan Tinggi Pratama di Aula Pola Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (28/1/2026).
Ia menekankan bahwa lemahnya pengelolaan di salah satu aspek dapat berdampak langsung terhadap mutu dan keberlangsungan layanan kesehatan yang diterima pasien.
Pada tahap awal, pihaknya akan memfokuskan upaya perbaikan melalui kerja sama dengan seluruh jajaran di rumah sakit umum. Fokus tersebut diarahkan pada penerapan tata kelola rumah sakit yang komprehensif, mulai dari tata kelola kepegawaian, tata kelola keuangan, hingga tata kelola pelayanan kesehatan. Dengan sistem pengelolaan yang tertata dan terintegrasi, diharapkan rumah sakit mampu memberikan hasil yang lebih optimal.
Meski demikian, dr. Hery menyampaikan bahwa dirinya belum dapat berbicara banyak terkait faktor-faktor yang disebut-sebut menjadi penyebab menurunnya kualitas pelayanan rumah sakit. Ia menegaskan tidak ingin memberikan penilaian secara prematur sebelum melakukan peninjauan langsung di lapangan.
“Saya belum melihat secara langsung apakah pelayanan tersebut benar-benar kurang, atau hanya terjadi miskomunikasi antara pemberi layanan dengan masyarakat yang dilayani,” jelasnya. Menurutnya, komunikasi yang tidak berjalan dengan baik kerap menjadi sumber persepsi negatif terhadap layanan, meskipun secara sistem belum tentu bermasalah.
Kendati demikian, dr. Hery menyatakan optimisme bahwa kualitas pelayanan RSUD dr. M. Yunus Bengkulu masih dapat ditingkatkan. Ia meyakini, dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan, rumah sakit dapat kembali memberikan layanan kesehatan yang terbaik.
“Dengan kerja sama bersama antara seluruh stakeholder di rumah sakit umum, saya yakin dan percaya rumah sakit ini dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal awal komitmen manajemen RSUD dr. M. Yunus Bengkulu untuk melakukan pembenahan secara bertahap dan berkelanjutan demi meningkatkan kepercayaan serta kepuasan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah.

Tinggalkan Balasan