SRAGEN, Berita Merdeka Online – Semangat gotong royong kembali terlihat dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen di Desa Puro.

Anggota Satgas TMMD bersama warga setempat bahu-membahu mendorong mobil pengangkut material yang terjebak di jalan berlumpur saat menuju lokasi pembangunan, Sabtu (2/5/2026).

Mobil tersebut membawa material untuk kebutuhan betonisasi jalan desa.

Namun, kondisi jalan yang licin dan penuh lumpur membuat ban kendaraan kehilangan traksi hingga selip dan tidak mampu melaju.

Melihat kondisi itu, anggota Satgas TMMD dan warga sekitar langsung bergerak membantu tanpa menunggu instruksi.

Mereka bersama-sama mendorong kendaraan agar bisa keluar dari kubangan lumpur.

Sertu Sunardi menjelaskan, kekompakan antara TNI dan masyarakat menjadi kunci dalam mengatasi kendala di lapangan selama pelaksanaan TMMD berlangsung.

“Begitu melihat mobil pengangkut material terjebak, kami bersama warga langsung membantu mendorong. Bahkan ada beberapa warga yang naik ke bak mobil agar beban bertambah sehingga ban bisa mencengkeram jalan dan kendaraan dapat keluar dari lumpur,” ujar Sertu Sunardi.

Menurutnya, akses jalan menuju lokasi sasaran betonisasi memang masih cukup sulit dilalui, terutama saat hujan turun.

Jalan tanah yang belum diperkeras sering tergenang air sehingga berubah menjadi licin, becek, dan menyulitkan kendaraan pengangkut material.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Satgas TMMD dalam mempercepat proses pembangunan infrastruktur desa.

Meski demikian, semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan warga terus terjaga demi menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Sertu Sunardi berharap proses betonisasi jalan dapat segera rampung sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya secepat mungkin.

“Kami berharap pembangunan jalan ini selesai sesuai target, bahkan kalau bisa lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan. Dengan jalan yang lebih baik, aktivitas masyarakat akan semakin lancar dan mobilitas warga juga meningkat,” tambahnya.

Program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat pedesaan.