SRAGEN, Berita Merdeka Online – Kodim 0725/Sragen bersama RSUD dr. Soehardi Prijonegoro Sragen terus memperkuat dukungan terhadap program pemerintah untuk menekan angka stunting.
Komitmen itu mereka wujudkan melalui penyuluhan pencegahan stunting di Pendopo Balai Desa Kroyo, Jumat (08/05/2026), sebagai bagian dari program nonfisik TMMD Reguler ke-128.
Kegiatan ini menyasar masyarakat secara langsung, terutama ibu hamil, ibu menyusui, kader Posyandu, serta warga yang memiliki balita.
Penyuluhan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini agar tumbuh kembang anak berjalan optimal.
Dalam kegiatan itu, dokter spesialis anak dari RSUD dr. Soehardi Prijonegoro Sragen, dr. Putri Nilla Shanty, Sp.A, hadir sebagai narasumber utama.
Ia menjelaskan secara rinci mengenai stunting, mulai dari pengertian, penyebab, hingga langkah pencegahan yang harus dilakukan sejak masa kehamilan.
Menurutnya, stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak yang berada di bawah standar usianya, tetapi juga berkaitan erat dengan perkembangan otak, daya tahan tubuh, hingga kualitas hidup anak pada masa mendatang.
“Pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan. Ibu hamil wajib menjaga asupan gizi, rutin memeriksakan kesehatan, serta memastikan bayi memperoleh ASI eksklusif dan MP-ASI bergizi sesuai kebutuhan,” jelas dr. Putri.
Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak menjadi fondasi utama untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
Selain asupan gizi, dr. Putri juga menyoroti pentingnya kebersihan lingkungan dan sanitasi yang baik. Menurutnya, pola hidup sehat memberi pengaruh besar terhadap pertumbuhan anak.
Anak yang sering mengalami infeksi seperti diare maupun ISPA berisiko mengalami gangguan pertumbuhan jika keluarga tidak segera memberikan penanganan yang tepat.
Karena itu, keluarga perlu menjaga kebersihan lingkungan rumah, memastikan akses sanitasi yang layak, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat setiap hari.
Melalui sasaran nonfisik TMMD Reguler ke-128, Kodim 0725/Sragen tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi kesehatan.
Program penyuluhan ini menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran warga tentang pentingnya gizi seimbang, pola asuh yang tepat, dan perhatian terhadap kesehatan anak sejak dini.
Kodim 0725/Sragen berharap kegiatan tersebut mampu membantu menekan angka stunting di Kabupaten Sragen sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
Kolaborasi bersama RSUD dr. Soehardi Prijonegoro Sragen ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi warga Desa Kroyo serta menjadi upaya berkelanjutan untuk menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan.




Tinggalkan Balasan