Sembilan Santri Pesantren Daarul Muwahhidiin Panyalaian Lulus ke Universitas Al Azhar Mesir

Padang Panjang (Sumbar), Berita Merdeka Online — Pesantren Perguruan Islam Daarul Muwahhidiin (PIDM), Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, kembali menorehkan prestasi di bidang pendidikan. Sebanyak sembilan santri pesantren tersebut dinyatakan lulus seleksi untuk melanjutkan studi ke Universitas Al Azhar, Mesir, salah satu perguruan tinggi Islam terkemuka di dunia.

Sekretaris Umum PIDM, Doni Rinaldo, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurut dia, keberhasilan para santri menjadi kebanggaan bagi pesantren sekaligus motivasi bagi santri lainnya untuk terus berprestasi.

“Alhamdulillah, tahun ini sembilan santri kami dinyatakan lulus ke Universitas Al Azhar Mesir. Ini menjadi kebanggaan bagi pesantren sekaligus motivasi bagi santri lainnya untuk terus belajar dan berprestasi,” ujar Doni saat ditemui di kompleks PIDM, Jalan Raya Bukittinggi–Padang Panjang KM 4, Koto Tuo, Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Tanah Datar, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan, para santri tersebut berhasil melewati tahapan seleksi yang ketat sebelum diterima di perguruan tinggi ternama tersebut. Dari jumlah itu, tujuh orang merupakan santri laki-laki dan dua lainnya santri perempuan.

Adapun santri yang dinyatakan lulus yakni Syukra, Alishafira Ramadhani, Amelia Putri, Syukri, Afdhalul Azmi, Muhammad Dzakwan Ghozizahran, M Khairi Azzam, Abdul Harist, Muhammad Fahim, dan Naufal Afkar.

Menurut Doni, capaian itu merupakan hasil dari proses pembinaan pendidikan yang konsisten di lingkungan pesantren, disertai dukungan para guru dan orang tua santri.

Saat ini, sebanyak 53 alumni Pesantren Daarul Muwahhidiin juga sedang menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar, Mesir.

“Keberhasilan ini tidak datang secara instan. Ada perjuangan panjang, disiplin belajar, dan doa dari banyak pihak yang mengiringi perjalanan mereka,” kata Doni.

Ia berharap para santri yang akan berangkat ke Mesir dapat menjaga nama baik pesantren, daerah, dan Indonesia selama menempuh pendidikan. Selain itu, para lulusan diharapkan kembali ke Tanah Air untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam serta pembangunan masyarakat.

(Charles Nasution)