SEMARANG, Berita Merdeka Online — Persiapan deklarasi dan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah PERADI Profesional Jawa Tengah mulai memasuki tahap pemantapan.

Para mandataris organisasi profesi advokat tersebut menggelar rapat koordinasi di kawasan Gunungpati, Kota Semarang, Selasa (19/5/2026), guna menyusun langkah strategis menjelang agenda besar pada Agustus mendatang.

Dalam rapat itu, peserta membahas sejumlah agenda penting, mulai dari pembentukan kepanitiaan, konsep pelaksanaan kegiatan, pendataan advokat di berbagai daerah, hingga penguatan jaringan organisasi di tingkat karesidenan.

Hasil rapat menetapkan Bonar Novi Priatmoko sebagai Ketua Panitia Deklarasi dan Muhamad Nastain sebagai Ketua Panitia Pelantikan.

Sementara posisi sekretaris dipercayakan kepada Okky Andaniswari dan Agustiana Nurkomalawati.

Pengelolaan anggaran kegiatan akan ditangani Muhammad Alfin Aufillah Zen bersama Imron Safi’i.

Jajaran pengarah kegiatan diisi Dr. (Hc). Joko Susanto, Sumanto, Muhammad Dasuki, dan Misbahul Awang Sakti. Adapun Dr. IG Henri P. bertugas sebagai penanggung jawab kegiatan.

Mandataris PERADI Profesional Jawa Tengah, Misbahul Awang Sakti, menjelaskan organisasi tersebut ingin membangun wadah advokat yang menjunjung kualitas sumber daya manusia, integritas, dan etika profesi.

Ia menilai deklarasi dan pelantikan nanti menjadi momentum penting untuk memperkuat eksistensi advokat profesional di Jawa Tengah sekaligus memperluas kontribusi organisasi terhadap masyarakat.

“PERADI Profesional Jawa Tengah ingin menghadirkan organisasi yang mampu melahirkan advokat berkualitas, memiliki integritas, dan siap memberikan pelayanan hukum yang baik kepada masyarakat,” ujar Awang.

Selain penguatan organisasi, panitia juga menyiapkan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Jawa Tengah.

Kolaborasi itu akan diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU di bidang pendidikan dan pengembangan hukum.

Kerja sama tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan advokat, pelatihan hukum, hingga pembinaan mahasiswa hukum yang ingin mendalami profesi advokat.

Ketua Panitia Deklarasi, Bonar Novi Priatmoko, menegaskan PERADI Profesional Jawa Tengah juga akan mendorong program bantuan hukum gratis bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum.

Menurutnya, organisasi profesi advokat tidak hanya berperan memperkuat kapasitas internal anggota, tetapi juga harus hadir membantu masyarakat pencari keadilan.

“Kami ingin organisasi ini aktif memberikan edukasi hukum, pelatihan profesi, seminar, serta membuka ruang pendampingan hukum bagi masyarakat maupun mahasiswa hukum,” kata Bonar.

Rencananya, deklarasi dan pelantikan pengurus PERADI Profesional Jawa Tengah akan menghadirkan jajaran pengurus pusat, akademisi, advokat, tokoh masyarakat, aparat penegak hukum, serta unsur pemerintahan dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan Muhamad Nastain menyebut seluruh panitia terus memperkuat koordinasi agar seluruh rangkaian acara berjalan maksimal.

Ia berharap deklarasi tersebut menjadi langkah awal terbentuknya organisasi advokat yang solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam penegakan hukum di Jawa Tengah.

“Kami terus menyusun seluruh kebutuhan kegiatan agar pelaksanaan deklarasi dan pelantikan berlangsung lancar serta menjadi momentum mempererat solidaritas advokat di Jawa Tengah,” pungkas Nastain. (liem)