SEMARANG, Berita Merdeka Online – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengajak masyarakat mulai membiasakan diri menggunakan aplikasi “Semarang Dalam Genggaman Saya” (SDGs) untuk mengakses berbagai layanan publik secara digital.
Ajakan itu disampaikan seiring percepatan pengembangan aplikasi SDGs yang tengah dilakukan Pemerintah Kota Semarang sebagai bagian dari integrasi layanan digital antarorganisasi perangkat daerah (OPD).
Menurut Agustina, masyarakat saat ini membutuhkan layanan yang cepat, praktis, dan mudah dijangkau melalui telepon genggam. Karena itu, Pemkot Semarang mulai menyatukan berbagai sistem layanan yang sebelumnya berjalan sendiri di masing-masing OPD.
“Sekarang masyarakat kebutuhannya cepat. Semua layanan harus dibuat lebih simpel dan mudah diakses,” ujar Agustina, Rabu (20/5).
Ia menjelaskan, aplikasi SDGs nantinya akan memuat berbagai informasi layanan publik dan data spasial Kota Semarang. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses informasi perizinan, kondisi wilayah, hingga potensi investasi dalam satu platform digital.
Selain mempermudah warga, aplikasi itu juga diharapkan membantu calon investor memperoleh informasi kawasan secara lebih cepat dan efisien. Investor nantinya dapat melihat kondisi suatu lokasi, akses wilayah, serta potensi kawasan hanya melalui aplikasi.
Agustina mengatakan, pengembangan sistem digital terintegrasi membutuhkan sinkronisasi data antarinstansi pemerintah agar layanan dapat berjalan optimal tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Pemkot Semarang saat ini mulai menghubungkan sejumlah sistem layanan antar-OPD sebagai tahap awal integrasi digital tersebut.
Dalam kesempatan itu, Agustina juga meminta dukungan insan media untuk membantu mengenalkan dan membiasakan masyarakat menggunakan layanan digital aplikasi SDGs.
“Partisipasi masyarakat melalui kritik dan masukan akan menjadi bahan evaluasi untuk terus memperbarui kualitas layanan digital di Kota Semarang,” pungkasnya.(day)




Tinggalkan Balasan