SEMARANG | Berita Merdeka Online – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk tangki minyak goreng terjadi di kawasan turunan Bawen, Jumat (29/5/2026) malam.
Diduga akibat gangguan pada sistem pengereman, kendaraan berat tersebut melaju tak terkendali hingga menabrak sejumlah kendaraan dan bangunan di tepi jalan.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB itu mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Sony (43), warga Kota Semarang.
Selain itu, satu orang lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.
Truk tangki bernomor polisi H 8945 GA yang dikemudikan Muh. Sofyan (37) saat kejadian sedang dalam perjalanan menuju Semarang setelah menyelesaikan aktivitas distribusi di wilayah Kabupaten Kebumen.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Iptu Handriani, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan awal pengemudi, kendaraan mengalami kendala pengereman saat melintasi jalur menurun dari arah Bawen menuju Ungaran.
“Pengemudi mengaku rem kendaraan tidak berfungsi ketika memasuki turunan. Dalam kondisi darurat, ia berusaha mengarahkan truk ke sisi kiri jalan untuk mengurangi risiko kecelakaan yang lebih besar,” ujarnya.
Namun sebelum berhasil menghentikan laju kendaraan, truk terlebih dahulu menabrak dua sepeda motor dan sebuah mobil yang berada di jalurnya.
Benturan juga menyebabkan kerusakan pada sebuah kios tambal ban dan warung milik warga.
Setelah menghantam bangunan di pinggir jalan, truk akhirnya terperosok ke dalam selokan dengan kedalaman beberapa meter.
Petugas kepolisian bersama warga kemudian melakukan pengecekan menyeluruh di lokasi untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertimpa reruntuhan bangunan.
“Syukur tidak ada korban dari pemilik warung maupun warga yang berada di sekitar lokasi. Fokus kami selanjutnya adalah evakuasi kendaraan dan penanganan korban,” kata Iptu Handriani.
Sementara itu, sopir truk mengaku tidak merasakan adanya gangguan pada kendaraan selama perjalanan.
Menurutnya, masalah baru muncul ketika kendaraan memasuki jalur menurun di kawasan Bawen.
“Saya sudah mencoba mengerem, tetapi kendaraan tidak merespons. Saya terus membunyikan klakson sebagai peringatan dan berusaha mengarahkan truk ke kiri agar tidak menabrak lebih banyak kendaraan,” tutur Sofyan.
Hingga menjelang tengah malam, proses evakuasi badan truk masih berlangsung dengan bantuan mobil derek.
Petugas Satlantas Polres Semarang juga melakukan rekayasa dan pengaturan arus lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kecelakaan.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi teknis kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut. (liem)




Tinggalkan Balasan