Jakarta, Beritamerdekaonline.com – Calon Ketua Umum (Caketum) Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Ade Jona Prasetyo, melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus pertemuan strategis dengan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Sultan Baktiar Najamudin. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara kalangan pengusaha muda dan pemangku kebijakan guna mendorong percepatan pembangunan ekonomi nasional maupun daerah.

‎Temui Ketua DPD RI, Ade Jona Prasetyo Perkuat Dukungan Menuju Kursi Ketum BPP HIPMI.


‎Dalam kunjungan tersebut, Ade Jona Prasetyo didampingi oleh Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, serta Sekretaris Umum BPD HIPMI Bengkulu, Julian Tanel. Kehadiran jajaran pengurus HIPMI Bengkulu tersebut menunjukkan komitmen organisasi dalam mendukung penguatan peran pengusaha muda sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

‎Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu membahas berbagai isu strategis terkait pengembangan dunia usaha, peningkatan daya saing pelaku usaha muda, serta pentingnya kolaborasi antara organisasi pengusaha dan lembaga negara dalam menghadapi tantangan ekonomi yang terus berkembang.

‎Sekretaris Umum BPD HIPMI Bengkulu, Julian Tanel, mengatakan bahwa pertemuan tersebut menjadi jembatan komunikasi yang produktif antara HIPMI dan DPD RI. Menurutnya, sinergi yang terbangun diharapkan mampu menghasilkan berbagai program yang mendukung pertumbuhan usaha generasi muda di berbagai daerah.

‎“Pertemuan ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara pengusaha muda dan para pemangku kebijakan. Kami melihat sosok Ade Jona Prasetyo memiliki visi yang jelas dalam membawa HIPMI menjadi organisasi yang semakin progresif dan mampu menjawab tantangan ekonomi ke depan,” ujar Julian.

‎Ia menambahkan bahwa dukungan BPD HIPMI Bengkulu kepada Ade Jona Prasetyo tidak terlepas dari keyakinan terhadap kapasitas, pengalaman, dan jaringan luas yang dimilikinya. Menurut Julian, kepemimpinan yang kuat dan kemampuan membangun kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi HIPMI sebagai organisasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi nasional.

‎BPD HIPMI Bengkulu juga optimistis bahwa di bawah kepemimpinan Ade Jona Prasetyo, HIPMI akan semakin solid, inovatif, dan adaptif terhadap berbagai perubahan zaman. Organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi wadah yang melahirkan lebih banyak pengusaha muda tangguh, kreatif, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.

‎Pertemuan dengan Ketua DPD RI dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara HIPMI dan institusi negara. Kolaborasi tersebut diyakini dapat mempercepat pembangunan ekonomi daerah melalui penguatan sektor usaha, peningkatan investasi, serta penciptaan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

‎Selain itu, dukungan penuh yang diberikan BPD HIPMI Bengkulu kepada Ade Jona Prasetyo juga mencerminkan soliditas organisasi dalam menyongsong agenda pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI. Kekompakan jajaran pengurus daerah menjadi salah satu modal penting untuk memperkuat peran HIPMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan ekonomi.

‎Melalui kolaborasi yang erat dengan DPD RI dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, HIPMI diharapkan dapat terus meningkatkan kontribusinya bagi kemajuan bangsa. Sinergi yang dibangun tidak hanya memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan merata di seluruh wilayah Indonesia.