Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Peran Kementerian Keuangan di daerah kini tidak lagi sebatas mengelola dan menyalurkan dana negara. Melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu, pemerintah hadir lebih dekat kepada masyarakat dengan memastikan setiap rupiah uang negara memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah, khususnya pada sektor kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui dua langkah strategis yang diinisiasi Kanwil DJPb Bengkulu pada tahun 2026, yakni mendukung terwujudnya kemandirian Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada rumah sakit dan puskesmas serta memperluas akses informasi beasiswa pendidikan tinggi melalui kolaborasi dengan Ikatan Alumni Penerima Beasiswa LPDP (Mata Garuda) Bengkulu.
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, Mohamad Irfan Surya Wardana, menjelaskan bahwa penguatan tata kelola BLUD menjadi salah satu fokus utama untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat. Berdasarkan hasil Joint Research atau penelitian bersama yang dilakukan Kanwil DJPb Bengkulu pada tahun 2026 terhadap 90 unit layanan kesehatan di Provinsi Bengkulu, ditemukan bahwa kemandirian pengelolaan keuangan melalui status BLUD berpengaruh signifikan terhadap kecepatan dan efektivitas pelayanan kesehatan.
Menurutnya, fasilitas kesehatan yang telah berstatus BLUD memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam mengelola pendapatan yang diperoleh dari layanan kesehatan. Pendapatan tersebut dapat langsung dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak, seperti pengadaan obat-obatan, perbaikan fasilitas, hingga penyediaan tenaga kesehatan tambahan tanpa harus menunggu proses birokrasi yang panjang.
“Dukungan kami melalui aksi ini adalah memastikan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dapat memperoleh fasilitas terbaik dan tercepat. Dari data yang kami miliki, Puskesmas Ujan Mas dan RSUD Harapan dan Doa menjadi contoh layanan kesehatan yang telah menunjukkan tingkat kemandirian yang sangat baik. Kami akan terus mendampingi rumah sakit dan puskesmas lainnya agar mampu mencapai tingkat pengelolaan yang sama sehingga tata kelola keuangan semakin baik dan mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ujar Mohamad Irfan Surya Wardana, Jumat (12/6/2026).
Selain mendorong kemandirian layanan kesehatan, Kanwil DJPb Bengkulu juga mengajak rumah sakit daerah untuk memperkuat keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dalam memenuhi kebutuhan operasional rumah sakit. Keterlibatan UMKM, seperti penyedia jasa katering pasien maupun layanan penatu, diharapkan mampu menciptakan efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Di sisi lain, Kanwil DJPb Bengkulu juga memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan daerah. Untuk itu, DJPb Bengkulu menjalin kolaborasi dengan Mata Garuda Bengkulu guna memberikan pendampingan dan informasi beasiswa LPDP kepada generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan magister maupun doktoral.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Kanwil DJPb Bengkulu membuka akses pemanfaatan kantor-kantor pelayanan vertikalnya, yaitu Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bengkulu, Curup, Manna, dan Mukomuko sebagai pusat informasi dan pendampingan beasiswa. Melalui fasilitas tersebut, para pemuda dari berbagai wilayah di Bengkulu dapat memperoleh informasi, konsultasi, hingga bimbingan penyusunan esai dan persiapan wawancara secara gratis.
“Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi generasi muda Bengkulu. Fasilitas yang kami miliki di berbagai daerah akan dioptimalkan agar semakin banyak putra-putri Bengkulu memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik, baik di dalam maupun luar negeri. Harapannya, mereka dapat kembali dan berkontribusi membangun daerah asalnya,” tambahnya.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Kanwil DJPb Bengkulu menegaskan perannya tidak hanya sebagai pengelola kas negara, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong peningkatan kualitas layanan publik, penguatan ekonomi lokal, serta pengembangan sumber daya manusia. Seluruh upaya tersebut bermuara pada satu tujuan besar, yakni mewujudkan Provinsi Bengkulu yang sehat masyarakatnya, cerdas generasi mudanya, dan mandiri perekonomiannya.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan