Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan latihan perdana Batalyon 13 Grup 1 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang akan berlangsung pada 22–26 Juni 2026. Sebagai bentuk kesiapan dan dukungan terhadap kegiatan strategis tersebut, Pemprov Bengkulu kembali menggelar rapat koordinasi di Balai Raya Semarak, Ahad (21/6).

‎Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, didampingi Komandan Korem (Danrem) 041/Garuda Emas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto serta Ketua DPRD Kota Bengkulu Herimanto. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan, dengan fokus pada penyelarasan berbagai aspek teknis maupun administratif guna menjamin kelancaran pelaksanaan latihan.

‎Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menegaskan bahwa seluruh pihak terkait terus melakukan berbagai langkah persiapan agar latihan perdana Batalyon 13 Grup 1 Kopassus dapat berjalan sukses sesuai rencana.

‎“Latihan Kopassus ini akan berlangsung mulai Senin, 22 Juni hingga 26 Juni 2026. Karena itu, kita harus mendukung penuh kegiatan ini dengan menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan agar pelaksanaannya berjalan sukses,” ujar Herwan Antoni.

‎Ia menjelaskan, dukungan pemerintah daerah tidak hanya terbatas pada penyediaan sarana dan prasarana, tetapi juga mencakup koordinasi lintas instansi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana secara aman, tertib, dan lancar.

‎Latihan perdana tersebut akan menampilkan sejumlah materi latihan yang menjadi kemampuan utama prajurit Kopassus. Di antaranya adalah latihan free fall atau terjun bebas, simulasi pembebasan tawanan, serta pengenalan berbagai alat utama sistem persenjataan dan perlengkapan taktis TNI kepada masyarakat.

‎Sementara itu, Danrem 041/Garuda Emas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto menyampaikan bahwa masyarakat Bengkulu akan memiliki kesempatan untuk menyaksikan secara langsung beberapa rangkaian kegiatan latihan yang digelar selama pelaksanaan berlangsung.

‎Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap kehadiran Batalyon 13 Grup 1 Kopassus di Bengkulu sangat tinggi. Dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah, unsur Forkopimda, dan masyarakat menjadi modal penting bagi suksesnya kegiatan tersebut.

‎“Kami melihat antusiasme dan dukungan masyarakat Bengkulu sangat besar terhadap kegiatan ini. Rencananya akan hadir pejabat dari Kopassus, termasuk Letjen TNI Agus Widodo. Untuk Pangdam sudah kami laporkan terkait kegiatan ini dan Insya Allah dapat hadir. Sedangkan untuk Danjen Kopassus masih kami koordinasikan dan akan kami informasikan lebih lanjut,” kata Jatmiko Aryanto.

‎Kehadiran sejumlah pejabat tinggi TNI dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin menambah semarak pelaksanaan latihan sekaligus menunjukkan perhatian besar terhadap pengembangan kemampuan satuan baru Kopassus di Bengkulu.

‎Lebih dari sekadar agenda latihan militer, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Melalui berbagai demonstrasi kemampuan dan pengenalan perlengkapan militer, masyarakat dapat melihat secara langsung profesionalisme, kesiapan, dan dedikasi prajurit TNI dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

‎Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan dukungan penuh dari berbagai pihak, latihan perdana Batalyon 13 Grup 1 Kopassus di Bengkulu diharapkan dapat berlangsung sukses serta memberikan manfaat positif bagi peningkatan kapasitas prajurit maupun wawasan kebangsaan masyarakat.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.