Semarang, Berita Merdeka Online — Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha secara simbolis menyerahkan alat kerja kepada perwakilan personel TNI dan masyarakat pada upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun 2026 di Lapangan Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Penyerahan tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan program TMMD yang mengedepankan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.
Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Semarang, Komandan Kodim 0714/Salatiga beserta jajaran, unsur TNI-Polri, kepala organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta warga Desa Cukil.
Dalam prosesi tersebut, Bupati Semarang menyerahkan sejumlah peralatan kerja, seperti cangkul, sekop, dan perlengkapan pendukung lainnya kepada perwakilan Satgas TMMD dan masyarakat. Simbolisasi itu mencerminkan komitmen bersama untuk menyukseskan program pembangunan yang dilaksanakan secara gotong royong.
Dalam sambutannya, Ngesti Nugraha menegaskan bahwa TMMD merupakan salah satu bentuk sinergi nyata antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah pedesaan.
“TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan program tersebut. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dan menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M., mengatakan bahwa TMMD Reguler ke-129 akan melaksanakan berbagai program pembangunan fisik maupun nonfisik yang telah disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat.
“Keberhasilan TMMD sangat ditentukan oleh sinergi seluruh pihak, baik TNI, pemerintah daerah, maupun masyarakat. Dengan kebersamaan, sasaran yang telah direncanakan dapat diselesaikan dengan baik dan memberikan manfaat yang optimal bagi warga,” katanya.
Program TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas infrastruktur desa, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Melalui program ini, pembangunan tidak hanya diwujudkan dalam bentuk sarana fisik, tetapi juga melalui penguatan semangat gotong royong dan pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi pembangunan desa yang berkelanjutan.

Dengan dimulainya TMMD Reguler ke-129, Desa Cukil diharapkan semakin berkembang menjadi desa yang maju, mandiri, dan sejahtera, seiring eratnya kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam membangun daerah dari tingkat akar rumput. (Naz Koto)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan