Beritamerdekaonline.com, Jakarta – Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus kembali dipercaya memimpin Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) untuk periode 2026-2031.

Menariknya, meski sempat tak ingin mencalonkan diri, Yulius akhirnya terpilih secara aklamasi dalam pemilihan di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (10/10/2026).

Terpilihnya kembali Yulius menjadi bukti kuatnya dukungan peserta Musyawarah Besar (Mubes) V PMTI terhadap kepemimpinannya. Bahkan, aturan organisasi atau AD/ART disebut diubah untuk mengakomodasi aspirasi anggota yang menginginkan dirinya kembali memimpin.

Ketua Kerukunan Keluarga Toraja (KKT) Sulawesi Utara, Yasir Taruk Bua, mengungkapkan bahwa Yulius awalnya tidak berniat kembali maju sebagai calon ketua umum.

Salah satu pertimbangannya adalah ketentuan AD/ART mengenai domisili ketua umum yang harus berada di Ibu Kota Negara.

 

“Awalnya Pak Yulius sudah tidak ingin menjadi ketua umum. Namun, karena semua anggota menginginkan beliau tetap memimpin, AD/ART diubah sehingga beliau bisa terpilih secara aklamasi,” ujar Yasir.

Keputusan tersebut sekaligus memperpanjang kepemimpinan Yulius yang pertama kali terpilih sebagai Ketua Umum PMTI periode 2021-2026 melalui Mubes IV pada 2 Oktober 2021 di Hotel Bidakara. Ia kemudian dikukuhkan bersama jajaran pengurus pusat pada 18 Oktober 2021 di Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, Makale, Kabupaten Tana Toraja.

Lanjutkan Konsolidasi Masyarakat Toraja
Didirikan pada 24 April 2004, PMTI menjadi wadah pemersatu masyarakat Toraja, baik yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia maupun diaspora di luar negeri.

Kembali terpilihnya Yulius diharapkan memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga kelestarian budaya Toraja, serta memperluas kontribusi masyarakat Toraja dalam pembangunan nasional.

Pada periode sebelumnya, Yulius didampingi Dating Palembangan sebagai Sekretaris Jenderal. Kepengurusan tersebut turut mendorong penguatan jaringan masyarakat Toraja di berbagai wilayah Indonesia dan sejumlah negara.

Dengan mandat baru untuk lima tahun ke depan, kepemimpinan Yulius menghadapi tantangan untuk menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat hubungan diaspora dengan kampung halaman.

Dukungan aklamasi dalam Mubes V menjadi modal awal bagi PMTI untuk melanjutkan program kerja, mempererat persaudaraan masyarakat Toraja, dan memperbesar peran organisasi dalam pembangunan daerah maupun Indonesia. (@ms)

 


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.