Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Provinsi Bengkulu, Apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., menyampaikan keprihatinannya terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Ia mengimbau seluruh pihak untuk bersinergi menangani karhutla serta meningkatkan upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Destita Khairilisani Prihatin Dampak Karhutla terhadap Kesehatan.

Destita menilai dampak karhutla terhadap kesehatan perlu menjadi perhatian serius. Asap akibat kebakaran hutan dan lahan dapat menurunkan kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang terpapar.

Sebagai anggota DPD RI yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang kesehatan, Destita menekankan pentingnya penanganan karhutla secara terpadu dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait.

“Kami prihatin dengan situasi yang ada, terutama dampaknya terhadap kesehatan,” ujar Destita, di aula BPSDM Provinsi Bengkulu, Rabu (28/10/2026).

Menurutnya, penyelesaian persoalan karhutla harus menjadi tanggung jawab bersama. Selain melakukan penanganan terhadap kebakaran yang terjadi, seluruh pihak perlu menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan.

Upaya preventif, kata Destita, perlu dilakukan secara berkelanjutan agar risiko kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan serta dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat dapat diminimalkan.

Ia berharap pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan karhutla sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam mencegah kejadian serupa pada masa mendatang.

Destita juga mengingatkan masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

“Bagi masyarakat yang merasa kesehatannya terganggu, segera berobat agar kondisinya tidak semakin parah,” pesannya.

Ia menegaskan, kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan perlu berjalan seiring dengan upaya penanganan dan pencegahan karhutla. Dengan kerja sama semua pihak, diharapkan dampak kebakaran hutan dan lahan dapat dikendalikan sehingga kesehatan dan keselamatan masyarakat tetap terlindungi.

Pencegahan karhutla dan perlindungan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama agar dampak kebakaran tidak terus berulang.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.