Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Bengkulu mendapat ruang promosi dan pemasaran melalui Bazar UMKM dalam rangka memperingati Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-80. Kegiatan yang mengusung tema Kemenkeu Satu, Ekonomi Berdaya ini menjadi salah satu upaya Kementerian Keuangan memperkuat kontribusi UMKM terhadap perekonomian daerah.

Peringati HORI ke-80, Kanwil DJPb Bengkulu Jadikan Bazar UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Daerah.

Bazar tersebut digelar selama dua hari, 30–31 Oktober 2026, di halaman Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu, Jalan Adam Malik KM 8. Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, Zaid Burhan Ibrahim.

Dalam sambutannya, Zaid menegaskan bahwa peringatan HORI ke-80 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran Kementerian Keuangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan bazar UMKM merupakan bentuk nyata pemanfaatan kebijakan fiskal untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah.

“Tema HORI ke-80 adalah Kemenkeu Satu, Ekonomi Berdaya. Lewat Bazar UMKM ini, kita ingin menunjukkan bahwa APBN hadir untuk rakyat. Penyaluran KUR di Bengkulu sudah tembus Rp3,05 triliun per September 2026, dan UMKM adalah penerima manfaat terbesar. Bazar ini adalah etalase bahwa UMKM Bengkulu mampu naik kelas,” ujar Zaid.

Ia menjelaskan, Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu juga mencatat kinerja positif dalam penyaluran dana transfer dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Capaian tersebut perlu terus dikawal agar memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

Zaid berharap, dukungan pembiayaan, pendampingan, serta perluasan akses pasar dapat semakin memperkuat daya saing UMKM lokal sehingga mampu berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.

Bea Cukai Siap Fasilitasi UMKM Berorientasi Ekspor

Dukungan terhadap pengembangan UMKM juga disampaikan Kepala Kantor Bea Cukai Bengkulu, Nazwar, S.H., M.M., yang hadir bersama jajaran pejabat Kementerian Keuangan di Provinsi Bengkulu.

Nazwar mengapresiasi penyelenggaraan bazar tersebut karena dinilai dapat menjadi ruang promosi sekaligus sarana memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat.

“Kami dari Bea Cukai Bengkulu siap bersinergi. Tugas kami bukan hanya mengawasi, tetapi juga memfasilitasi. Banyak UMKM binaan kami yang sudah siap ekspor, dan bazar ini menjadi ajang kurasi produk unggulan Bengkulu,” kata Nazwar.

Ia menegaskan, Bea Cukai Bengkulu siap memperkuat sinergi dengan berbagai unit Kementerian Keuangan untuk memberikan dukungan kepada pelaku UMKM, termasuk dalam mendorong produk lokal agar memiliki peluang menembus pasar internasional.

Lebih dari 25 UMKM Tampilkan Produk Unggulan Bengkulu

Bazar UMKM dalam rangka HORI ke-80 ini menghadirkan lebih dari 25 tenant yang menawarkan beragam produk unggulan daerah. Produk yang dipamerkan meliputi aneka kuliner, kopi khas Bengkulu, batik Besurek, kerajinan tangan, hingga berbagai produk olahan.

Kegiatan tersebut terbuka untuk masyarakat umum dan mendapat sambutan dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Keuangan serta masyarakat sekitar.

Selain Zaid Burhan Ibrahim dan Nazwar, kegiatan ini juga dihadiri jajaran pejabat dari berbagai unit vertikal Kementerian Keuangan di Bengkulu, di antaranya Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bengkulu, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), serta Balai Diklat Keuangan (BDK) Kementerian Keuangan.

Peringatan HORI ke-80 tingkat Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Bengkulu diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antarsatuan kerja dalam mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, Kementerian Keuangan berharap dukungan terhadap UMKM tidak berhenti pada kegiatan promosi, tetapi berlanjut pada peningkatan kapasitas usaha, perluasan pasar, serta penguatan ekonomi masyarakat Bengkulu.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.