JAKARTA, Beritamerdekaonline.com – Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melakukan 41 adegan dalam rekonstruksi klinik aborsi di kawasan Raden Saleh, Jakarta Pusat.

Wakil Direktur Resort Kriminal Umum (Wadirkrimum) Polda Metro Jaya, AKB Pol Jean Calvijn Simajuntak mengatakan adegan rekonstruksi ada 17 tersangka, dibagi beberapa kelompok dan peran, yakni tiga dokter, bidan dan perawat, pengelola dan pendukung lainnya seperti resepsionis, officeboy (red: pelayan) juru parkir, dan juru jemput.

“Adegan rekonstruksi, akan terbagi mulai dari proses penyiapan, pendaftaran, dan tindakan aborsi,” ujar Calvijn, di Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat. Lalu para pelaku akan diminta menunjukkan cara pembuangan janin aborsi, menghancurkan janin,  juga dengan cara membakar janin.

Praktek aborsi ini digerebek oleh Resmob Polda Metro Jaya pada Selasa, 3 Agustus 2020. Sebanyak 17 orang ditetapkan sebagai tersangka mulai dari tenaga medis, pengelola, calo hingga orang yang melakukan aborsi di tempat itu. “Ini kita bagi dalam tiga peran, yaitu peran pelaku, eksekutor dan pendukung.

Dalam melakukan aksinya, Calvijn mengatakan para tersangka menghancurkan janin dengan asam sulfat dan kemudian membuangnya di kloset. Hal itu dilakukan para tersangka untuk menghilangkan barang bukti.

“Jika bakal janin tidak hancur, sebagian lagi ada yang dibakar dilantai II dengan menggunakan cerobong asap agar tidak diketahui oleh banyak orang dan baunya tidak menyebar kemana-mana,” jelasnya, 

Diwaktu bersamaan, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunusmengatakan klinik tersebut telah beroperasi selama lima tahun. Dari catatan pasien mulai Januari 2019 hingga 10 April 2020, kata dia, klinik ini telah melayani 2,638 pasien aborsi.

Tambahnya, terkait biaya aborsi di klinik aborsi Dokter inisial SWS bervariasi sesuai umur janin. Untuk aborsi janin usia kandungan 6 sampai 7 minggu dipatok dengan harga Rp 1,5 – 2 juta. Sementara usia kandungan 8 sampai 10 minggu dipatok seharga Rp 3 – 3,5 juta. Sedangkan usia kandungan 10 sampai 12 minggu dihargai Rp 4 – 5 juta. Terakhir, untuk usia 15 sampai 20 minggu dengan harga Rp 7 – 9 juta.

Tampak didepan klinik praktik aborsi tertulis plang bertuliskan Dr Sar** W SpOG, disertai dengan nomor Surat Izin Praktek (SIP) yang beralamat di Raden Saleh, Jakarta Pusat. Klinik ini menggunakan izin praktek spesialis kandungan melayani USG, KB dan umum. (Ams)

Penulis : Ams


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.