Aceh Timur, Berita Merdeka Online – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pengembangan potensi siswa sejak dini. Melalui kegiatan Sosialisasi Talenta Anak 2025 di tingkat Sekolah Dasar (SD), dinas ini berupaya mengidentifikasi dan mengasah bakat anak-anak sejak bangku sekolah dasar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Dr. M. Ikhsan Ahyat, S.STP., M.AP, melalui Plt Kepala Bidang Pengembangan Sekolah Dasar (PSD), Thamrin, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) sebagai bagian dari upaya mendukung Manajemen Talenta Nasional.

“Kegiatan ini bertujuan untuk melihat langsung potensi siswa, baik di bidang olahraga, seni, maupun budaya. Dari hasil ini, kita bisa menyiapkan mereka lebih matang untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ungkap Thamrin saat sosialisasi berlangsung, Rabu (16/04/2025).

Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber kompeten, yaitu Burhanuddin, yang merupakan pengembang kurikulum di bidang PSD. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya sekolah sebagai tempat tumbuhnya talenta. Melalui ajang-ajang seperti O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) dan FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional), bakat siswa bisa dikenali dan diasah secara optimal.

Peserta sosialisasi terdiri dari para kepala sekolah dari berbagai satuan pendidikan yang berada di bawah koordinasi wilayah kerja masing-masing di Kabupaten Aceh Timur. Mereka mendapat pemahaman menyeluruh tentang pentingnya deteksi dini talenta dan bagaimana mengintegrasikannya dalam proses pembelajaran di kelas.

Menurut Thamrin, program ini sejalan dengan arahan pemerintah dalam menyiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing. “Kami berharap dari kegiatan ini lahir berbagai inovasi dalam pembelajaran yang mampu menggali potensi siswa secara maksimal,” tuturnya.

Ia menambahkan, penguatan talenta siswa tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada potensi non-akademik seperti kemampuan artistik, kreativitas, keterampilan sosial, hingga kecakapan fisik. Semua ini penting untuk membentuk karakter dan masa depan anak-anak Aceh Timur.

Dengan adanya sosialisasi ini, Thamrin optimistis akan terbentuk pola pendidikan yang adaptif dan ramah terhadap keragaman potensi siswa. “Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang mendukung siswa untuk tumbuh sesuai minat dan bakatnya,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas dan inklusif di Aceh Timur. Dengan pendekatan ini, diharapkan generasi muda Aceh Timur dapat tumbuh sebagai insan cerdas, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman. (MR)

Thamrin memaparkan pentingnya deteksi bakat siswa sejak dini.
Plt Kabid PSD Thamrin menyampaikan paparan saat sosialisasi pengembangan talenta siswa di Aceh Timur.

Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.