SEMARANG, Berita Merdeka Online – Proyek betonisasi Jalan Brigjen Sudiarto atau Jalan Majapahit Semarang menuai sorotan dari Anggota DPRD Kota Semarang, Ali Umar Dhani. Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap sejumlah halte Bus Trans Semarang yang terendam beton akibat proses pengecoran jalan.
Ali Umar Dhani mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai kondisi beberapa halte yang terdampak, di antaranya halte di depan SPBU Penggaron, MAN 1 Semarang, Manunggal Jati, serta halte di sekitar Jalan Zebra bagian selatan dan utara.
“Kami menerima laporan ada beberapa halte bus yang terendam karena pengecoran beton. Salah satunya di depan SPBU Penggaron, MAN 1 Semarang, dan Manunggal Jati. Ini tentu mengganggu mobilitas masyarakat,” ujarnya, Senin (12/1).
Menurut politikus Fraksi PKS tersebut, pembangunan infrastruktur seharusnya tetap mengedepankan kenyamanan dan aksesibilitas bagi pengguna transportasi publik.
Ia menilai, pengecoran jalan yang tidak memperhatikan posisi halte menunjukkan kurangnya koordinasi antara pemerintah kota dan pihak kontraktor.
“Betonisasi jalan memang penting, tetapi keberpihakan terhadap fasilitas publik, khususnya transportasi umum, juga harus menjadi prioritas,” katanya.
Ali Umar Dhani meminta Pemerintah Kota Semarang segera melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Ia juga mendorong adanya perbaikan dan peninggian halte yang terdampak agar dapat kembali berfungsi dengan baik.
“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki halte yang tenggelam akibat betonisasi ini, supaya masyarakat tetap bisa mengakses transportasi umum dengan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, proyek-proyek infrastruktur ke depan perlu direncanakan lebih matang dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada angkutan umum seperti Bus Trans Semarang.(day)




Tinggalkan Balasan