Nagan Raya, Aceh | Berita Merdeka Online Dewan Kesenian Aceh Kabupaten Nagan Raya menggelar Seniman Berzikir Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun 2023.

Kegiatan “Gemuruh Zikir” Hari Kemerdekaan ini akan dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2023 setelah shalat Isya ( malam menjelang 17 Agustus 2023) yang bertempat di Mesjid Giok Kabupaten Nagan Raya.

Kegiatan Zikir menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-78 ini akan diikuti oleh para seniman yang ada di Kabupaten Nagan Raya dan juga hadir para kaum Muslimin dan musliman serta para pejabat dan ASN lingkup Pemkab Nagan Raya

Seniman Berzikir Hari Kemerdekaan ini mengusung tema ” Sebagai Wujud Syukur, Instrospeksi Diri dan Pemantapan Jati Diri Bangsa” merupakan inisiasi Dewan Kesenian Aceh Kabupaten Nagan Raya.

Salah seorang masyarakat Nagan Raya Yusri Mahendra atau Abu Laot Kcombet Ad memberikan apresiasi kepada Dewan Kesenian Aceh Kabupaten Nagan Raya yang memprakarsai Gemuruh Zikir oleh para seniman di Nagan Raya pada malam menjelang pelaksanaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 tahun 2023.

“Ini sebuah langkah yang patut kita apresiasi kepada Dewan Kesenian Aceh Kabupaten Nagan Raya yang mengisi kegiatan keagamaan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-78 tahun 2023 ini, kata Abu Laot.

Abu Laot yang merupakan korwil LSM Triga Nusantara Indonesia (Trinusa) dan Barat Selatan dan juga merangkap Ketua DPC LSM Trinusa Nagan Raya ini menyebutkan bahwa apa yang dilakukan oleh Dewan Kesenian Aceh Kabupaten Nagan Raya sungguh sebuah langkah yang luar biasa dan sangat membanggakan apalagi dilaksanakan pada malam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78,

“Terus terang saya bangga dengan para seniman yang ada di Kabupaten Nagan Raya yang telah memprakarsai pelaksanaan Zikir ini yang bertepatan malam menjelang peringatan HUT RI, ujarnya

“Mari kita ramaikan gemuruh Zikir Hari kemerdekaan yang dilaksanakan Dewan Kesenian Aceh Kabupaten Nagan Raya sebagai wujud syukuran dan mendoakan para arwah pahlawan/ pejuang tempo dulu yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, tutup Abu Laot. (Almanudar)