Lebong, Beritamerdekaonline.com — Balai Bahasa Provinsi Bengkulu melalui Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional UKBI menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif bagi para pemangku kepentingan di Kabupaten Lebong. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemetaan kemahiran berbahasa Indonesia di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu pada tahun 2025.

Balai Bahasa Provinsi Bengkulu Gelar UKBI Adaptif, Diikuti 50 Pemangku Kepentingan di Kabupaten Lebong.

Bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Lebong, kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas kepala sekolah SMA/SMK/MA serta kepala SMP/MTs negeri dan swasta. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Lebong, Donni Swabuana, S.T., M.Si., didampingi oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lebong, Riki Irawan, S.Sos., M.Si., serta Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebong.

Dalam sambutannya, Donni Swabuana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta mengajak para kepala sekolah untuk menjadikan UKBI Adaptif sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pendidikan.

“Saya menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan UKBI, dan mendorong Dinas Pendidikan serta perangkat daerah terkait untuk memfasilitasi pelaksanaannya secara berkala dan meluas di Kabupaten Lebong,” ujarnya.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Andriana Yohan, S.S., M.A., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lebong atas dukungannya.

“Saya menegaskan bahwa sosialisasi ini penting untuk memperluas pemahaman mengenai UKBI serta sebagai langkah awal dalam pemerataan pelaksanaan UKBI Adaptif di seluruh daerah di Provinsi Bengkulu,” ucapnya.

Sebagai bagian dari kegiatan, seluruh peserta mengikuti langsung UKBI Adaptif. Diharapkan, hasil dari pelaksanaan ini menjadi landasan bagi pengambilan kebijakan pendidikan bahasa Indonesia yang lebih baik dan berkelanjutan di Kabupaten Lebong.