Kabupaten Semarang, Beritamerdekaonline – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0714/Salatiga tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan bahaya narkoba dan wawasan kebangsaan yang diikuti anggota Karang Taruna Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (20/7/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Desa Cukil tersebut dihadiri Danramil 06/Tengaran Kapten Cba Sugiyanto, Kapolsek Tengaran Iptu Budi Prihanto, serta Kepala Desa Cukil Slamet Budiono. Kehadiran unsur TNI, Polri, dan pemerintah desa menjadi bentuk sinergi dalam membina generasi muda agar memiliki karakter kuat dan berdaya saing.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Tengaran Iptu Budi Prihanto memberikan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Ia mengingatkan para peserta tentang dampak buruk narkoba yang tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan individu, keluarga, bahkan bangsa.
“Narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda. Karena itu, para pemuda harus berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan turut berperan aktif menjaga lingkungan agar terbebas dari penyalahgunaan narkotika,” ujar Iptu Budi Prihanto.

Melalui penyampaian yang komunikatif dan interaktif, para peserta diajak memahami berbagai modus peredaran narkoba serta pentingnya menjaga pergaulan yang sehat sebagai benteng utama dari pengaruh negatif.

Sementara itu, Danramil 06/Tengaran Kapten Cba Sugiyanto menyampaikan materi wawasan kebangsaan yang menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila, semangat persatuan, dan jiwa bela negara di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa di masa depan. Oleh karena itu, karakter nasionalisme harus terus dipupuk agar mampu menghadapi berbagai tantangan global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

“Generasi muda adalah aset bangsa. Mereka harus memiliki semangat kebangsaan yang kuat, menjaga persatuan dalam keberagaman, serta siap berkontribusi untuk kemajuan negara,” katanya.

Kepala Desa Cukil, Slamet Budiono, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan nonfisik TMMD yang dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya kalangan pemuda.

Ia berharap edukasi yang diberikan melalui program TMMD dapat membentuk generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, bebas dari penyalahgunaan narkoba, serta memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian TNI dan Polri yang tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga membangun karakter generasi muda sebagai penerus pembangunan,” ungkap Slamet.

Melalui TMMD Reguler ke-129 Tahun 2026, pembangunan desa tidak hanya diwujudkan dalam bentuk fisik seperti jalan, rumah, dan sarana umum, tetapi juga melalui pembangunan karakter dan kualitas sumber daya manusia. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI bersama masyarakat dalam menciptakan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi ruh TMMD terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang bertujuan membangun negeri dari desa, sekaligus memperkuat fondasi bangsa melalui generasi mudanya. (Ikhsan)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.