‎Jakarta, Beritamerdekaonline.com – PT Bank Raya Indonesia Tbk kembali memperoleh pengakuan atas komitmennya dalam mengembangkan pembiayaan berkelanjutan melalui inovasi layanan perbankan digital. Pada ajang Indonesia Sustainable Business & ESG Excellence Award 2026, Bank Raya meraih penghargaan kategori Best Innovation in Sustainable Finance Implementation dengan predikat “Very Good”.

‎Bank Raya Raih Penghargaan ESG 2026, Kredit Usaha Berkelanjutan Capai Rp3,6 Triliun.


‎Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya Bank Raya dalam menerapkan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) ke dalam kegiatan bisnis perusahaan. Penerapan prinsip tersebut dilakukan dengan memadukan inovasi dan digitalisasi untuk memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendukung keberlanjutan kegiatan usaha masyarakat.

‎Salah satu bentuk implementasi komitmen tersebut terlihat dari penyaluran pembiayaan yang mendukung kegiatan usaha berkelanjutan, termasuk akses pembiayaan digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

‎Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan Sumber Daya Manusia Bank Raya Danar Widyantoro mengatakan, penerapan ESG bagi perusahaan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan standar keberlanjutan, tetapi juga bagaimana prinsip tersebut diwujudkan dalam kegiatan bisnis dan layanan kepada nasabah.

‎“Bagi Bank Raya, ESG bukan sekadar bagaimana perusahaan memenuhi standar keberlanjutan, tetapi bagaimana prinsip tersebut diterjemahkan menjadi sesuatu yang nyata dalam cara kami menjalankan bisnis dan menghadirkan layanan kepada nasabah,” ujar Danar.

‎Menurutnya, kapabilitas digital menjadi salah satu sarana Bank Raya untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan, termasuk pembiayaan bagi pelaku UMKM. Di sisi lain, perusahaan terus mengembangkan fitur digital agar layanan perbankan dapat diakses dengan lebih mudah, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

‎Komitmen tersebut juga tercermin dari penyaluran Kredit Usaha Berkelanjutan yang hingga Desember 2025 mencapai Rp3,6 triliun. Pembiayaan tersebut menjadi bagian dari kontribusi Bank Raya dalam mendukung akses permodalan bagi pelaku usaha dalam ekosistem UMKM serta mendorong keberlangsungan kegiatan usaha.

‎Penerapan pembiayaan berkelanjutan sekaligus menjadi bagian dari langkah Bank Raya dalam membangun ekosistem perbankan digital yang bertanggung jawab. Melalui layanan berbasis digital dan pembiayaan yang mendukung kegiatan usaha berkelanjutan, Bank Raya berupaya menghadirkan akses keuangan yang praktis dan inklusif.

‎Ke depan, Bank Raya akan melanjutkan pengembangan kapabilitas digital serta penerapan prinsip ESG sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

‎“Dengan memadukan teknologi, tata kelola, kepedulian terhadap lingkungan, serta dukungan terhadap masyarakat dan UMKM, Bank Raya berkomitmen menghadirkan solusi perbankan digital yang semakin relevan sekaligus memberikan kontribusi positif bagi ekosistem yang lebih luas,” tutup Danar.



Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.