REDELONG, Beritamerdekaonline.com – Kesadaran masyarakat belum optimal untuk patuhi protokol kesehatan seperti mengunakan masker, Cuci Tangan dan Jaga Jarak Hal tersebut diungkapkan Pasi Ops Kodim 0119, Kapten Inf Haerudin saat menggelar razia operasi lanjutan Gabungan Yustisi penertiban penegakan Disipli  Protokol Kesehatan di Bener Meriah, Senin (21/9/2020).

Haerudin menjelaskan  untuk razia tersebut difokoskan kepada warga yang beraktifitas di luar rumah tanpa memakai masker, baik pengguna jalan maupun pedagang.

“Dari hasil temuan kita ada 13 orang yang tidak menggunakan masker dan  ada juga yang memakai masker tetapi tidak menutupi hidung serta mulut dengan sempurna saat keluar rumah,” Jelas Haerudin.

“Bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker di berikan sanksi berupa mengucapkan pancasila, menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya,” tambahnya.

Dari kegiatan ini, lanjut Haerudin, bisa dilihat bahwa kesadaran masyarakat masih rendah dalam mematuhui Protokol Kesehatan dan menganggap remeh virus tersebut.

Harapannya, dengan di gelarnya razia ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat, bahwa betapa pentingmya mematuhi protokol kesehatan, dalam upaya memutuskan rantai penyebaran virus corona.

” Baik itu ada Razia maupun tidak, ada petugas maupun tidak ada masyarakat harus tetap memakai masker ketika keluar rumah dan menjaga jarak serta mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir,” ungkapnya.

Di tempat terpisah Dandim 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Valyan Tatyunis Menjelaskan, Bahwa Razia Gabungan Tersebut, Merupakan Lanjutan Dari Apel Gelar Pasukan Operasi Yustisi dalam Peningkatan Disiplin Protokol Kesehatan yang beberapa hari lalu dilaksanakan.

“Kegiatan tersebut tersebar di Wilayah Bener Meriah dengan melibatkan Personel Dari Kodim 0119/Bener Meriah, Polres BM, Satpol PP BM, Dinkes BM, Dishub BM, BPBD BM, Sub Den Pom IM 1-7, Kompi Brimob Sub 3 Den B Pelopor,” tandasnya. (Man)

Penulis : Rahman


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.