Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba sejak dini di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 20 Kota Bengkulu, sebagai bagian dari Agenda Nasional Anti-Narkotika. Kegiatan tersebut menyasar anak-anak usia sekolah dasar melalui program Ananda Bersinar (Anak Indonesia Bersih Narkoba), yang bertujuan membentuk generasi muda bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Kepala BNN Kota Bengkulu, Kombes Pol. Ali Imron, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada dewan guru serta seluruh pihak SDN 20 Kota Bengkulu yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah strategis dalam upaya pencegahan narkotika sejak usia dini.
“Untuk hari ini kita melaksanakan kegiatan Agenda Nasional Anti-Narkotika yang dimulai dari anak-anak di SDN 20 Kota Bengkulu. Program Ananda Bersinar ini kami laksanakan untuk mewujudkan Indonesia Emas pada tahun 2045,” ujar Ali Imron, di SDN 20 Kota Bengkulu, Rabu (04/2/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program Ananda Bersinar tidak hanya dilaksanakan di satu sekolah, melainkan di seluruh sekolah dasar yang ada di Kota Bengkulu. Dalam kegiatan ini, BNN memberikan KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika kepada siswa secara bertahap dan berkesinambungan.
“Harapannya, melalui kegiatan ini anak-anak sejak dini sudah dikenalkan tentang bahaya narkotika. Jika dari kecil sudah diberikan edukasi, maka di masa depan mereka diharapkan mampu menolak apabila ada pihak yang mencoba menawarkan narkotika kepada mereka,” jelasnya.
Selain memberikan edukasi kepada pelajar, Kepala BNN Kota Bengkulu juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan narkotika. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat, sekolah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menekan peredaran gelap narkotika di wilayah Kota Bengkulu.
“Kami mengimbau masyarakat Kota Bengkulu untuk bersama-sama dan bersinergi dalam pencegahan narkotika. Apabila terdapat pengguna di lingkungan sekitar, segera laporkan ke BNN untuk dilakukan rehabilitasi. Jika mengetahui adanya bandar narkotika, silakan melapor agar dapat ditindak sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SDN 20 Kota Bengkulu, Roswati, S.Pd., menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh BNN Kota Bengkulu. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian BNN terhadap pendidikan karakter dan kesehatan generasi muda.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada BNN Kota Bengkulu, terutama karena Bapak Kepala BNN hadir langsung. Anak-anak dan seluruh warga sekolah sangat antusias. Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bahaya narkoba,” ujar Roswati.
Ia menambahkan bahwa selama ini pihak sekolah hanya mampu memberikan nasihat secara terbatas terkait perilaku menyimpang, seperti merokok atau penyalahgunaan zat berbahaya. Dengan adanya sosialisasi langsung dari BNN, pihak sekolah merasa lebih terbantu dan optimistis dalam membangun fondasi generasi emas Indonesia sejak tingkat sekolah dasar.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang kuat dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari narkoba serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.


Tinggalkan Balasan