JAKARTA, Beritamerdekaonline.com – Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. menerima penghargaan nasional atas capaian Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, yang ditetapkan sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Terbaik Nasional 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) RI.
Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam rangkaian Hari Statistik Nasional (HSN) 2026 sekaligus Malam Penganugerahan BPS 2026 di Hotel The Grand Platinum Jakarta, Sabtu, 26 September 2026. Pemberitaan mengenai penghargaan tersebut juga menyebut Desa Sidodadi sebagai satu-satunya penerima dari Provinsi Lampung dalam kategori Desa Cantik Terbaik Nasional 2026.
Penghargaan itu menjadi pengakuan atas pelaksanaan program yang mendorong pengelolaan dan pemanfaatan data statistik di tingkat desa. Program Desa Cantik sendiri diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pemerintah desa dalam mengelola, memahami, dan memanfaatkan data sebagai bagian dari perencanaan pembangunan.
Bupati Nanda hadir dalam acara tersebut bersama Plt. Kepala Dinas Kominfotiksan M. Ardhiansyah Putra Agung, S.E., M.M., Kepala BPS Kabupaten Pesawaran Gunawan Catur Prasetyo, Statistisi Ahli Madya BPS Kabupaten Pesawaran Maya Narang Ali, S.ST., M.Si., serta Kepala Desa Sidodadi Tunggal Saputro.

Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan nasional turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi, serta Ketua Forum Masyarakat Statistik Rusman Heriawan.
Bupati Nanda menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Desa Sidodadi, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program Desa Cantik.
Menurut Nanda, penghargaan tersebut bukan hanya menjadi capaian Pemerintah Kabupaten Pesawaran, tetapi merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat tata kelola data di tingkat desa.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama dan bentuk komitmen seluruh pihak dalam membangun tata kelola data di tingkat desa. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BPS Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Desa Sidodadi, serta seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi,” ujar Nanda.
Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya penggunaan data dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Pesawaran.
Menurutnya, data yang dikelola secara baik dapat membantu pemerintah memperoleh gambaran kondisi masyarakat secara lebih akurat, memetakan potensi maupun persoalan wilayah, serta menyusun prioritas pembangunan dan pelayanan publik.
“Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan data hingga tingkat desa. Data tidak hanya menjadi dokumen atau kebutuhan administrasi, tetapi harus benar-benar dimanfaatkan sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan,” katanya.
Program Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik merupakan salah satu program BPS untuk mendorong peningkatan literasi statistik, kesadaran, serta keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan data.
Dalam pelaksanaannya, desa didorong memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengelola data sehingga informasi statistik dapat digunakan untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembangunan.
BPS di sejumlah daerah juga menjelaskan bahwa program Desa Cantik diarahkan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam penyelenggaraan statistik, standardisasi pengelolaan data, serta optimalisasi pemanfaatan data untuk pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam sambutannya menyampaikan bahwa statistik memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara BPS, pemerintah, lembaga, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat untuk menghasilkan statistik yang berkualitas serta memberikan manfaat bagi pembangunan.
“Mari kita jadikan HSN tahun 2026 ini sebagai langkah bersama untuk memperkuat kolaborasi untuk statistik yang semakin berkualitas, bermakna, dan berdampak,” kata Amalia.
Dalam penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional 2026, terdapat 12 desa dan kelurahan dari berbagai provinsi yang masuk dalam daftar penerima penghargaan.
Desa Sidodadi, Kabupaten Pesawaran, tercatat sebagai penerima dari Provinsi Lampung.
Adapun daftar penerima penghargaan yang tercantum dalam informasi kegiatan tersebut yakni:
1. Desa Sidodadi, Pesawaran, Lampung;
2. Desa Rindu Hati, Bengkulu;
3. Desa Kaposang, Kepulauan Bangka Belitung;
4. Kelurahan Setabelan, Jawa Tengah;
5. Kelurahan Bulak Banteng, Jawa Timur;
6. Desa Pengambengan, Bali;
7. Desa Bongkasa Pertiwi, Bali;
8. Kelurahan Praya, Nusa Tenggara Barat;
9. Desa Rarang Selatan, Nusa Tenggara Barat;
10. Desa Sumber Sari, Kalimantan Timur;
11. Desa Limbu Sedulun, Kalimantan Utara; dan
12. Kelurahan Lolu Utara, Sulawesi Tengah.
Capaian tersebut menempatkan Desa Sidodadi dalam jajaran desa dan kelurahan penerima penghargaan nasional program Desa Cantik 2026.
Bagi Pemerintah Kabupaten Pesawaran, penghargaan itu menjadi momentum untuk melanjutkan penguatan tata kelola data hingga tingkat desa. Pemanfaatan data secara tepat diharapkan dapat mendukung penyusunan kebijakan yang lebih terukur dan sesuai dengan kondisi masyarakat.
Dengan demikian, program Desa Cantik tidak berhenti pada capaian penghargaan, tetapi diarahkan untuk membangun kebiasaan menggunakan data dalam proses pemerintahan, pelayanan publik, serta perencanaan pembangunan desa. (Eti)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan