Bali, Beritamerdekaonline.com – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB), Muhaimin Iskandar, menyampaikan pandangan dan evaluasi penting terkait hasil Pemilu 2024 dalam sambutannya pada penutupan Muktamar PKB 2024 yang berlangsung di Bali. Dalam pidato tersebut, Muhaimin menyoroti betapa kerasnya persaingan politik pada Pemilu 2024, yang ia sebut sebagai pemilu paling brutal dalam sejarah kontestasi politik di Indonesia.
“Pemilu 2024 merupakan salah satu yang paling brutal dalam sejarah kita. Persaingan sangat ketat, penuh tantangan, dan tidak sedikit yang harus kita hadapi dengan kesabaran dan strategi yang matang,” ujar Cak Imin, yang akrab disapa Gus Muhaimin, di hadapan para kader dan pengurus partai yang hadir di acara penutupan Muktamar PKB, di Bali, Minggu (25/08).
Meskipun menghadapi dinamika dan persaingan yang begitu ketat, PKB tetap berhasil mempertahankan posisinya di urutan keempat dalam perolehan suara nasional. Berdasarkan hasil rekapitulasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, PKB meraih 16.115.655 suara atau setara dengan 10,62 persen dari total suara yang sah. Perolehan ini menunjukkan adanya peningkatan dukungan yang signifikan dibandingkan dengan pemilu sebelumnya, yang menurut Muhaimin, merupakan buah dari kerja keras seluruh kader dan simpatisan PKB di seluruh Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Muhaimin menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kader yang telah bekerja keras dan tetap solid dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader yang telah bekerja tanpa kenal lelah, berjuang di lapangan, dan tetap solid menghadapi berbagai tekanan dan tantangan. Hasil yang kita capai ini adalah hasil kerja kita bersama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Muhaimin menegaskan bahwa meskipun telah mencapai hasil yang membanggakan, PKB tidak boleh lengah. Tantangan ke depan masih sangat besar, dan untuk itu, ia berharap agar seluruh kader tetap solid, kuat, dan terus menjaga semangat perjuangan dalam menjalankan amanah rakyat.
“Kita harus terus menjaga kekompakan dan memperkuat barisan. Kader PKB harus tetap solid dan kuat, karena kita memiliki tanggung jawab besar untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Jangan lengah, karena tantangan di depan mata masih sangat besar,” tegas Muhaimin.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan