Bengkulu Utara, Beritamerdekaonline.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara, di tahun 2025 menunjukkan capaian positif dalam upaya menurunkan angka kemiskinan sepanjang tiga tahun terakhir. Hal tersebut, berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin di wilayah Bengkulu Utara, terus menurun secara konsisten.

“Seperti ditahun-tahun sebelumnya, tahun 2023 tingkat kemiskinan tercatat sebesar 11, 29 persen, kemudian menurun menjadi 10, 96 persen pada tahun 2024, dan saat ini ditahun 2025 tingkat kemiskinan di Kabupaten Bengkulu Utara (BU), kembali mengalami penurunan signifikan dari tahun sebelumnya menjadi 10, 07 persen.”

Tentunya adapun, penurunan dari capaian kinerja saat ini di tahun 2025 mencerminkan hasil nyata dari berbagai program, berikut juga kebijakan yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, di bawah kepemimpinan Bupati Arie Septia Adinata, SE, M.AP dan Wakil Bupati (Wabub) Sumarno, S.Pd.

Kegiatan pemerintah daerah Bengkulu Utara dalam program pengentasan kemiskinan

Keberhasilan Pemkab BU, terkait program pengentasan kemiskinan, dilaksanakan melalui pendekatan lintas sektor, mulai dari peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, hingga optimalisasi data melalui program Satu Data Indonesia (SDI).

Penurunan angka kemiskinan ini menjadi bukti kerja nyata seluruh perangkat daerah dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Pemerintah daerah akan terus memperkuat program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Bengkulu Utara.

Capaian ini sejalan dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, serta visi daerah “Bengkulu Utara Maju, Hebat, dan Bahagia” yang menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama. (Adv)