SEMARANG, Berita Merdeka Online – Pesta demokrasi tahun ini ada salah satu caleg DPRD kota semarang dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang agak nyentrik penampilannya. Didik Agus Riyanto caleg di daerah pemilihan (dapil) 1 semarang yang meliputi Semarang Timur, Semarang Tengah dan Semarang Utara dan mendapatkan nomor urut satu.

Berpenampilan beda dari caleg caleg lainnya, dalam kesehariannya Didik berpenampilan seperti orang bali. selalu pakai udeng bali dan sarung yang menjadi ciri khas dia.

Didik mengatakan kalau dia ingin berpenampilan beda dari orang orang semarang biar gampang diingat dan dikenal karena penampilannya.

“Saya berpenampilan seperti ini sudah hampir 3 tahun. dan semuanya yang saya pakai asli dari bali, udeng dan sarung juga beli langsung di bali. Saya ingin tampil beda dan mudah dikenal karena aktifitas saya di lapangan,” ujar Didik di Semarang, Kamis (21/12/2023).

Dia menambahkan kalau tujuan dia mencalonkan diri menjadi anggota dewan kota semarang karena keinginan warga dan teman teman di dunia perojolan (ojek online) dan driver online.

Karena itu Didik nekat maju ikut menjadi caleg dan menyatakan kalau dalam pencalegan ini bebas uang tanpa money politik.

Didik mendapatkan nomor urut 1 pun tanpa harus mengeluarkan uang.

“Saya akan mundur kalau saya dimintai uang, karena ini murni buat warga kota semarang. kalah bondo menang konco lan menang dungo. itu slogan saya,” ungkap Didik.

Sosok Didik Agus Riyanto yang biasa dipanggil mas kaji ini adalah seorang aktivis di kota semarang. Dalam sepak terjangnya, dia banyak membantu permasalahan warga kota semarang dalam menyelesaikan suatu masalah tanpa pamrih dan mengenal waktu, terutama perihal penataan di pasar johar semarang yang sempat amburadul serta membantu kasus asisten rumah tangga (art) yang disiksa majikannya di salah satu perumahan elit di kota semarang dan masih banyak lagi kasus kasus lainnya. (**)