Bengkulu, BM – Tim medis Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu akan melakukan swab test kepada 18 orang tim kesehatan Kepahiang yang sempat kontak dengan 3 pasien positif Covid-19 atau virus Corona di Kabupaten Kepahiang.

Dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, dokter dan paramedis tersebut juga akan menjalani karantina. Selain itu juga akan segera dilakukan penelusuran kontak perjalanan keluarga pasien positif tersebut.

“Tadi kami berkoordinasi dengan kepala dinas Kabupaten Kepahiang, mereka akan melakukan karantina bagi tenaga kesehatan yang sempat kontak dengan kasus konfirmasi di tempat yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Kepahiang,” ujar Herwan.

Sementara itu, ketiga pasien positif yang merupakan satu keluarga tersebut dikatakan Herwan telah menjalani perawatan di RSUD Kepahiang. Istri dan anak yang bersangkutan saat ini kondisinya stabil dan baik, sementara sang bapak ada gangguan pernafasan bagian atas.

Dalam konferensi pers ini Herwan Antoni juga mengabarkan salah seorang PDP laki-laki berusia 57 tahun warga kota Bengkulu yang dirawat di RSUD M. Yunus meninggal dunia.

Pasien ini masuk ke RSMY pada 18 April lalu dengan keluhan sesak nafas, lemas dan mual. Setelah mengalami sesak nafas hebat dan penurunan tekanan darah akhirnya pada pukul 02.00 Rabu dini hari (22/4/2020) pasien meninggal dunia.

“Pasien telah dimakamkan dan pemulasaran jenazah dilakukan dengan prosedur penanganan Covid-19,” tuturnya.

Dijelaskannya, sebelumnya telah dilakukan rapid test kepada pasien namun hasilnya nonreaktif sementara hasil swab yang juga telah diambil selama masa perawatan masih menunggu hasil dari laboratorium. Pasien juga diketahui memiliki penyakit kronis yang diderita sejak awal masuk.

Pertanggal 22 April 2020 terjadi penambahan ODP sebanyak 10 orang dengan rincian dari Bengkulu Utara 3 ODP, Kota Bengkulu 4 PDP dan Kabupaten Mukomuko 3 orang.