Jakarta, Beritamerdekaonline.com – Dedikasi dalam melestarikan budaya Indonesia dan memberdayakan generasi muda mengantarkan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Reko Serasi, M.A., meraih penghargaan dari Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).

Dosen UIN Bengkulu Dr. Reko Serasi Raih Penghargaan DPD RI atas Dedikasi Pelestarian Budaya.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh anggota DPD RI, Hj. Fahira Idris, pada 17 Oktober 2026 di Jakarta. Penyerahan penghargaan berlangsung bertepatan dengan malam Grand Final Putra Putri Budaya Indonesia (PPBI) 2026 dan peringatan Hari Kebudayaan Nasional.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi Dr. Reko Serasi dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan kepemudaan. Selain menjalankan peran sebagai akademisi, ia juga dikenal sebagai pendiri atau Founder Putra Putri Budaya Indonesia, sebuah wadah yang mendorong keterlibatan generasi muda dalam mengenal, mencintai, dan melestarikan kebudayaan Nusantara.

Dalam sambutannya, Hj. Fahira Idris menilai kiprah Dr. Reko Serasi memiliki peran penting dalam menghubungkan dunia akademik dengan gerakan pelestarian budaya yang melibatkan generasi muda.

Menurut Fahira, keterlibatan anak muda dalam menjaga warisan budaya merupakan langkah strategis untuk mempertahankan identitas bangsa di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus globalisasi.

Ia juga menilai sosok akademisi yang aktif menggerakkan kegiatan kebudayaan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengambil bagian dalam menjaga keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia.

Dr. Reko Serasi: Penghargaan Ini untuk Anak Muda Indonesia

Menanggapi penghargaan tersebut, Dr. Reko Serasi menyampaikan terima kasih kepada DPD RI, Hj. Fahira Idris, serta seluruh pihak yang selama ini mendukung kiprahnya dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan kepemudaan.

Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut tidak semata-mata menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga merupakan bentuk apresiasi bagi anak-anak muda Indonesia yang terus berupaya menjaga dan mengembangkan kebudayaan bangsa.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, melainkan untuk seluruh anak muda Indonesia yang terus bergerak merawat dan merayakan budaya Indonesia,” ujar Dr. Reko Serasi.

Ia berharap apresiasi tersebut dapat semakin mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam pelestarian budaya, baik melalui pendidikan, kegiatan komunitas, maupun berbagai ruang kreativitas yang relevan dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, kebudayaan tidak cukup hanya dikenalkan sebagai warisan masa lalu. Kebudayaan perlu terus dihidupkan melalui keterlibatan generasi muda agar nilai-nilai luhur bangsa tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Melalui berbagai kegiatan edukasi dan kebudayaan, keterlibatan anak muda diharapkan mampu memperkuat rasa bangga terhadap identitas nasional sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas.

Perkuat Peran Generasi Muda dalam Pelestarian Budaya

Penghargaan dari DPD RI tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, lembaga negara, dan komunitas kepemudaan dalam menjaga keberlanjutan kebudayaan Indonesia.

Peran akademisi dinilai penting dalam memberikan landasan pengetahuan, sementara komunitas kepemudaan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk menerapkan nilai-nilai budaya melalui kegiatan nyata dan kreatif.

Bagi Dr. Reko Serasi, pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi lintas generasi. Dengan memberikan ruang kepada anak muda untuk mengenal, mempelajari, dan mempromosikan budaya, warisan bangsa diharapkan tetap relevan di tengah perubahan sosial.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa upaya menjaga kebudayaan tidak hanya berkaitan dengan pelestarian tradisi, tetapi juga dengan pembentukan karakter, penguatan identitas nasional, dan penyiapan generasi penerus yang menghargai keberagaman Indonesia.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.