Kabupaten Semarang | Beritamerdekaonline – Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pendampingan kepada masyarakat. Salah satunya dilakukan anggota Koramil 09/Ambarawa Kodim 0714/Salatiga, Serda Suyamto, yang meninjau budidaya selada aquatik “Lungo Tani” di Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (21/7/2026).

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendorong pengembangan sektor pertanian yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan. Budidaya selada aquatik yang dikembangkan oleh kelompok tani setempat memanfaatkan sistem tanam berbasis air yang dinilai lebih efisien dalam penggunaan lahan sekaligus mampu menghasilkan sayuran berkualitas tinggi.

Dalam kunjungannya, Serda Suyamto melihat langsung proses budidaya tanaman selada mulai dari pembibitan hingga masa panen. Ia juga berdialog dengan para petani mengenai berbagai tantangan dan peluang dalam pengembangan pertanian modern yang ramah lingkungan.

Menurut Serda Suyamto, inovasi pertanian seperti budidaya selada aquatik memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Kami dari Koramil 09/Ambarawa akan terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada masyarakat dalam setiap upaya meningkatkan produktivitas pertanian. Harapannya, budidaya seperti ini dapat berkembang dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat. Karena itu, berbagai inovasi yang mampu meningkatkan hasil produksi perlu terus didorong dan dikembangkan.

Budidaya selada aquatik “Lungo Tani” sendiri menjadi salah satu contoh pemanfaatan teknologi pertanian sederhana yang mampu menghasilkan produk berkualitas dengan perawatan yang relatif efisien. Selain memenuhi kebutuhan pasar lokal, hasil panen juga memiliki nilai ekonomis yang menjanjikan bagi petani.

Para petani menyambut baik perhatian dan dukungan yang diberikan TNI terhadap pengembangan usaha pertanian mereka. Pendampingan yang dilakukan diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk terus berinovasi dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan. Upaya bersama ini juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat perekonomian warga di wilayah Kecamatan Tengaran dan sekitarnya.
(Ikhsan)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.