Jakarta, Beritamerdekaonline.com – Wakil Ketua Komite III DPD RI, H. Jelita Donal, Lc., secara tegas mendukung gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Kampung Haji di Kota Makkah, Arab Saudi. Menurutnya, langkah ini akan memberikan manfaat besar bagi jamaah haji Indonesia, terutama dalam meningkatkan kualitas layanan selama menunaikan ibadah haji.
Berbekal pengalaman sebagai petugas haji di Daker Madinah pada tahun 2001, khususnya di Mina, Jelita Donal memahami betul kebutuhan jamaah di Tanah Suci. “Dulu, Asrama Haji Indonesia sangat membantu kelancaran ibadah jamaah. Kini, dengan adanya rencana Kampung Haji di Makkah, layanan bagi jamaah kita akan semakin optimal,” ujarnya pada Jumat (15/11/2024).
Gagasan ini semakin nyata setelah Arab Saudi, melalui Pangeran Muhammad Bin Salman, memberikan lahan seluas 50 hektare dengan masa konsesi 100 tahun. Bagi Jelita Donal, ini adalah “anugerah penuh berkah” yang harus dimanfaatkan demi kemaslahatan umat Islam, khususnya jamaah asal Indonesia.
Sebagai senator dari Sumatera Barat, Jelita menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan bagi jamaah haji Indonesia, yang sering kali belum mendapatkan pelayanan setara dengan jamaah dari negara lain. “Jamaah kita sudah menunggu bertahun-tahun dan mengumpulkan dana besar untuk berhaji, namun kenyataannya, pelayanan yang mereka terima kerap tidak sepadan,” ungkapnya.
Jelita melihat proyek Kampung Haji ini sebagai solusi strategis untuk memperbaiki layanan bagi jamaah, terutama saat menjalankan rukun haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Menurutnya, investasi dalam infrastruktur seperti ini selaras dengan semangat Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji. “Sudah waktunya dana haji diinvestasikan pada proyek yang benar-benar memberikan dampak langsung kepada jamaah,” tambahnya.
Indonesia dikenal sebagai negara dengan jumlah jamaah haji dan umrah terbesar di dunia, mengirim sekitar 241 ribu jamaah haji dan hampir 2 juta jamaah umrah setiap tahun. Dengan adanya Kampung Haji di Makkah, diharapkan fasilitas dan layanan yang diberikan akan semakin meningkat, sehingga jamaah dapat menunaikan ibadah dengan lebih nyaman dan khusyuk.
“Langkah ini tidak hanya akan memperbaiki layanan, tapi juga menjadi wujud perhatian pemerintah dalam memuliakan jamaah haji yang telah menunggu bertahun-tahun untuk memenuhi panggilan suci,” tutup Jelita Donal. (CN)

Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan