BREBES, Berita Merdeka Online – PT Fajar Karya turut menyemarakkan Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2026 dengan menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus menyatakan dukungan terhadap keterlibatan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dalam kegiatan tersebut.

Dukungan itu ditunjukkan melalui penampilan grup band dangdut oQinawa asal Purwokerto, Banyumas, di panggung utama GBF, Jumat (4/9/2026) malam. Membawakan sejumlah lagu populer dengan aransemen perpaduan pop dan dangdut, penampilan oQinawa disambut antusias ribuan pengunjung.

Pimpinan PT Fajar Karya, H. Slamet Riyadi atau yang akrab disapa Slamet Faka, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam GBF merupakan bagian dari komitmen untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus berkontribusi dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Malam ini kami hadir untuk menghibur pengunjung dan sangat mendukung penyelenggaraan GBF. Ini sekaligus menjadi momentum bagi Fajar Karya untuk lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Slamet Faka.

Menurut dia, keberadaan UKM dalam kegiatan masyarakat perlu terus didorong karena menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi lokal.

Karena itu, Fajar Karya berkomitmen mendukung pelaku UKM agar memperoleh ruang untuk memperkenalkan produk, berinteraksi dengan masyarakat, serta memperluas peluang usaha.

“Kami sangat mendukung UKM agar bisa terlibat dalam setiap kegiatan. UKM harus mendapatkan ruang untuk berkembang, berinteraksi dengan masyarakat, sekaligus memperluas kesempatan usaha,” katanya.

Sebagai bagian dari dukungan tersebut, Fajar Karya juga membagikan sejumlah door prize kepada pengunjung GBF melalui sesi interaktif di sela-sela acara.

Slamet Faka turut mengapresiasi panitia GBF 2026 yang telah menggelar kegiatan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

GBF 2026 berlangsung pada 28 Agustus hingga 12 September 2026. Selain menghadirkan panggung hiburan rakyat, kegiatan tersebut juga menyediakan berbagai wahana permainan, Pasar Raya UKM, dan sentra kuliner yang melibatkan pelaku usaha lokal.

Keberadaan Pasar Raya UKM menjadi salah satu bagian penting GBF karena memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk memperkenalkan dan memasarkan produk secara langsung kepada masyarakat.

Dengan memadukan hiburan, aktivitas ekonomi, kuliner, dan pemberdayaan UKM, GBF 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu mendorong geliat perekonomian masyarakat Bumiayu dan sekitarnya.

PT Fajar Karya sendiri telah berdiri sejak 2002. Perusahaan yang bermula dari usaha perdagangan material besi dan bangunan melalui Toko Fajar Karya 1 di Winduaji, Paguyangan, Brebes, tersebut kini mengembangkan sejumlah lini usaha, antara lain perdagangan, jasa konstruksi, dan properti.

Di bidang properti, Fajar Karya mengembangkan Perumahan Paramadina Village di Dukuh Rancakalong, Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, dengan konsep _smart, modern and green living_.

Selain mengembangkan bisnis, Fajar Karya juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan, antara lain melalui santunan bagi anak yatim dan lanjut usia serta dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan berbagai aktivitas masyarakat. (Wawan Bambang AK)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.