Internasional, beritamerdekaonline.com — Kabar terkini yang beritamerdekaonline.com dapat dari pihak FIFA melansir dari diary sepakbola, yang ada di perwakilan indonesia atas kejadian hilang nyawa suporter pasca insiden lanjutan pertandingan liga I 2022/2023 antara Arema FC vs Persebaya FC yang di langsungkan di stadion Kanjuruhan malang.

Korban yang kini telah mencapai 187 jiwa tersebut menarik perhatian dunia terutama federasi sepak bola dunia,FIFA.

Pasca Persebaya meraih kemenangan atas tuan rumah Arema dengan skor 2-3 sabtu (1 Oktober 2022). Tak ayal,kerusuhan pun tak dapat di hindari.

Beberapa regulasi peraturan di prediksi telah di langgar oleh penyelenggara dalam laga tersebut.

Buntut dari tragedi tersebut, indonesia di hadapkan dengan sanksi berat dari FIFA tak tanggung-tanggung, 7 Saksi FIFA menanti Indonesia.

Sanksi yang dijatuhkan FIFA tidak main-main yang akan membuat sepak bola Indonesia mengalami kemunduran. Bisa jadi, ancaman sanksi FIFA ini bakal lebih mengerikan dibandingkan saat sepak bola Indonesia dibekukan FIFA akibat intervensi pemerintah soal kompetisi. ” Semoga kita tidak terkena sanksi FIFA,” kata Menpora Zainuddin Amali, Minggu (2/10/2022).

■ 7 Ancaman sanksi tersebut meliputi :

1. Seluruh pertandingan liga Indonesia di bekukan selama 8 tahun.
2. Keanggotaan Indonesia di FIFA akan di cabut
3. Piala Dunia U-20 di Indonesia akan di batalkan.
4. Timnas Indonesia di larang main di Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-20
5. Poin Ranking FIFA Timnas Indonesia di kurangi
6. Kompentisi Liga Indonesia tanpa Penonton.
7. Club Indonesia tidak boleh bermain di AFC Cup dan Liga Champions Asia.

Editor : Kang yana/Red