Asahan, Sumut | Berita Merdeka Online – Hanya dalam hitungan bulan, Puskesmas Setia Janji kembali mendapatkan tambahan ruangan baru dengan nilai fantastis mencapai Rp 1,5 miliar. Langkah Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan ini menimbulkan berbagai pertanyaan, mengingat sebelumnya pada 2024 lalu, puskesmas yang sama juga menerima anggaran Rp 335 juta untuk proyek serupa.

Padahal, Puskesmas Setia Janji saat ini masih berstatus Puskesmas biasa, bukan rawat inap, sehingga kebutuhan pengembangan yang besar menjadi bahan sorotan. Ketua DPP LSM GEMMAKO Asahan, Dodi Antoni, mempertanyakan besarnya dana yang dikucurkan.

“Kulihat bangunannya tidak terlalu besar. Kalau sampai Rp 1,5 miliar, jangan-jangan pakai lift atau lantainya dari emas,” sindir Dodi, Minggu (27/4/2025) melalui sambungan telepon.

Dodi menegaskan, kritik ini bukan karena tidak mendukung kemajuan fasilitas kesehatan, melainkan karena ada indikasi potensi penyalahgunaan anggaran oleh oknum pejabat Dinas Kesehatan Asahan. Ia pun memastikan, pihaknya akan mengirimkan surat resmi ke Dinas Kesehatan untuk meminta penjelasan transparan mengenai proyek ini.

Pembangunan tambahan ruangan di Puskesmas Setia Janji, Asahan.
Puskesmas Setia Janji yang sedang dalam tahap pembangunan tambahan ruangan.

“Kalau tidak ditanggapi, kita siap turun aksi. Jangan sampai anggaran rakyat dimainkan sesuka hati,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Kontraktor Nasional (Askonas) Asahan, Muhammad Hadiah Amril atau Dian, juga menanggapi serius informasi ini. Ia berjanji akan melakukan investigasi lapangan untuk memastikan penggunaan anggaran sesuai dengan fakta di lapangan.

“Saya akan cek langsung ke Puskesmas. Kita tidak mau asal berkomentar tanpa data yang valid,” ujar Dian.

Pantauan di lokasi menunjukkan, proyek ini tercatat dalam papan proyek dengan nama “Penambahan Ruangan Puskesmas Setia Janji Kecamatan Setia Janji” yang dikerjakan CV Nusantara Abadi Group. Masa pengerjaan berlangsung dari 3 Maret 2025 hingga 30 Juni 2025.

Diketahui, pada tahun sebelumnya, pembangunan tambahan ruangan Puskesmas Setia Janji juga dilakukan. Proyek 2024 tersebut dikerjakan PT Creo Aras Mujur dengan masa kerja dari 12 November hingga 26 Desember, dengan anggaran lebih dari Rp 335 juta.

Ironisnya, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, dr Hari Sapna MKM, belum memberikan klarifikasi. Pesan yang dikirimkan melalui WhatsApp hanya terlihat terkirim tanpa balasan. (TIM)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.